English French German Spain Italian Dutch Russian Portuguese Japanese Korean Arabic Chinese Simplified

Sudirman Plaza, Gedung Plaza Marein Lt. 7, Jl. Jend. Sudirman Kav. 76 – 78, Jakarta 12910 Telp : (021) 5793 6555 (Hunting), Fax : (021) 5793 6546 E-mail : admin@kontak-perkasa-futures.co.id

Showing posts with label Komoditi. Show all posts
Showing posts with label Komoditi. Show all posts

Monday, October 3, 2016

Investor Tunggu Detil Rencana OPEC, Minyak Mentah Tumbang

Kontak perkasa - Harga minyak mentah tumbang di sesi Asia pada hari Senin dengan investor mencatat angka PMI China yang dirilis pada akhir pekan menunjukkan ekspansi dan detil rencana OPEC yang ditunggu untuk membatasi produksi minyak mentah.

Di Bursa Perdagangan New York, minyak mentah untuk pengiriman November anjlok 0,87% menjadi $47,82 per barel. Pasar di China ditutup untuk liburan selama seminggu.

Pekan lalu, penyedia jasa ladang minyak Baker Hughes mengatakan Jumat malam bahwa jumlah pengeboran sumur minyak AS di minggu lalu naik 7 menjadi 425, menandai peningkatan 13 kalinya dalam 14 minggu.

Serta, minyak berjangka ditutup menguat dalam tiga hari berturut-turut pada hari Jumat, akibat sentimen tetap terdukung baik setelah anggota OPEC menyepakati penurunan produksi untuk pertama kalinya dalam delapan tahun, meskipun ada beberapa skeptisisme di kalangan analis atas pelaksanaan perjanjian tersebut.

Di Bursa Berjangka ICE London, minyak Brent untuk pengiriman Desember menguat 38 sen, atau 0,76%, pada hari Jumat untuk menetap di $50,19 per barel pada penutupan perdagangan. Kontrak itu reli ke $50,39 pada hari Kamis, tertinggi sejak 26 Agustus.

Untuk minggu lalu, Brent berjangka London diperdagangkan melonjak $4,30, atau 8,56%, setelah Organisasi Negara-negara Pengekspor Minyak OPEC mengejutkan pasar dengan menyetujui kerangka kerja pemangkasan produksi dalam pembicaraan yang diadakan di sela-sela sebuah konferensi energi di Aljazair.

Kartel minyak tersebut mencapai kesepakatan untuk membatasi produksi dalam range 32,5 juta ke 33,0 juta barel per hari, pengurangan 0,7% ke 2,2% dari produksi saat ini 33,2 juta barel.

Namun, pasar tetap skeptis atas kesepakatan itu, mempertimbangkan bagaimana rencana tersebut akan dilaksanakan. Beberapa analis memperingatkan bahwa perjanjian tersebut meninggalkan rincian penting tentang seberapa banyak masing-masing negara akan memproduksi minyak.

Grup minyak 14-anggota itu mengatakan akan merampungkan rencana dalam membuat keputusan pada pertemuan resmi OPEC di Wina pada 30 November nanti, ketika undangan bergabung dalam pemotongan itu juga dapat disebar ke negara-negara non-OPEC seperti Rusia. (source: investing.com)

kontak perkasa jakarta

Monday, December 29, 2014

Emas Tertekan Ditengah Berkurangnya Aset Di SPDR

komoditi, gold update, highlight, latest news
KONTAK PERKASA (29/12) - Emas turun karena menguatnya dolar yang mencapai level tertinggi dalam lima tahun dan investor mengurangi aset kepemilikan di SPDR, membatasi permintaan untuk penyimpan nilai.

Emas batangan untuk pengiriman segera turun sebanyak 0,3% menjadi $ 1,192.55 per troy ounce dari penutupan pada 26 Desember, dan diperdagangkan pada $ 1,195.39 di Singapura. Emas menguat sebanyak 2,2% pada 26 Desember di tengah spekulasi bahwa China, konsumen emas terbesar, akan mengambil langkah-langkah lebih untuk meningkatkan perekonomian.

Emas menuju kerugian kuartalan kedua setelah meningkatnya ekspektasi biaya pinjaman yang lebih tinggi dari Federal Reserve yang mendukung dolar. Aset kepemilikan di SPDR Gold Trust turun ke level terendah dalam enam tahun pada 26 Desember, dan menandakan kontraksi bulanan kelima berturut-turut.

"Naiknya dolar meningkatkan tekanan pada harga emas," Sun Yonggang, analis ekonomi makro yang berbasis di Shanghai pada Everbright Futures Co, melalui telepon. "The Fed akan segera menaikkan suku bunga. Ini bukan pertanda baik untuk emas. "

Emas berjangka untuk pengiriman Februari turun 0,2% menjadi $ 1,192.40 per troy ounce di Comex di New York, dan diperdagangkan di $ 1,195.20. Volume perdagangan 20% di atas rata-rata 100-hari untuk hari ini.

Harga emas kemungkinan akan bergerak menuju support di $ 1,192.23 per troy ounce. Pecahnya area tersebut akan membawa harga emas bergerak ke bawah menuju support $ 1,186.62 per troy ounce. Sebaliknya waspadai jika harga emas tertahan kuat di area $ 1,195.07 per troy ounce dan muncul sinyal bullish di sekitar area tersebut membuka potensi harga akan bergerak ke atas menuju resistance $ 1,197.84 per troy ounce. Pecahnya area tersebut akan membawa emas bergerak ke atas menuju resistance berikutnya di $ 1,203.45 per troy ounce.

Perak untuk pengiriman segera naik 1% menjadi $ 16,2279 per troy ounce, memperpanjang kenaikkan 2,2% pada 26 Desember. Platina turun 0,3% menjadi $ 1,213.44 per troy ounce, sedangkan paladium diperdagangkan pada $ 817,55 per troy ounce dari $ 818,19 per troy ounce pada 26 Desember.

Friday, December 26, 2014

Emas Mulai Menjauh Dari Terendah Tiga Minggu

komoditi, gold update, highlight, latest news
KONTAK PERKASA (26/12) - Emas menguat, setelah harga mendekati level terendah dalam tiga minggu mendorong pembelian.

Emas untuk pengiriman segera naik 1% menjadi $ 1,185.09 per ounce dan diperdagangkan pada $ 1,183.89. Pada pada 22 Desember emas turun menjadi $ 1,170.76, terendah sejak 1 Desember.

Walaupun emas naik hari ini, namun menjadi penurunan mingguan kedua, terpanjang sejak Oktober, tertekan oleh meningkatnya prospek biaya pinjaman AS yang lebih tinggi, meningkatnya pertumbuhan ekonomi dan jatuhnya harga minyak mengurangi permintaan untuk safe haven.

Ekonomi AS tumbuh pada tingkat tahunan sebesar 5% pada kuartal ketiga, kemajuan terbesar sejak 2003, data minggu ini menunjukkan. Klaim pengangguran turun ke level terendah dalam tujuh minggu, menurut laporan Departemen Tenaga Kerja pada tanggal 24 Desember.

Aset di SPDR Gold Trust tidak berubah pada 712,9 metrik ton pada 24 Desember setelah merosot 1,6%, penurunan terbesar sejak Juni 2013, sehari sebelumnya.

Emas berjangka untuk pengiriman Februari naik 0,9% menjadi $ 1,183.90 per ounce di Comex di New York. Secara keseluruhan volume perdagangan 10% di bawah rata-rata 100-hari untuk saat ini, menurut data Bloomberg.

Harga emas kemungkinan akan bergerak menuju support di $ 1,172.99 per troy ounce. Pecahnya area tersebut akan membawa harga emas bergerak ke bawah menuju support $ 1,159.24 per troy ounce. Sebaliknya waspadai jika harga emas tertahan kuat di area $ 1,179.79 per troy ounce dan muncul sinyal bullish di sekitar area tersebut membuka potensi harga akan bergerak ke atas menuju resistance $ 1,186.98 per troy ounce. Pecahnya area tersebut akan membawa emas bergerak ke atas menuju resistance berikutnya di $ 1,200.85.

Perak untuk pengiriman segera naik 1,5% menjadi $ 15,9581 per ounce, kenaikan intraday terbesar sejak 18 Desember, dan diperdagangkan di $ 15,9487.

Palladium naik 1,4% menjadi $ 819,33 per ounce sebelum diperdagangkan pada $ 818,83. Minggu ini telah naik 1,6%. Platinum naik 1% menjadi $ 1,203.88 per ounce.

Thursday, December 25, 2014

Harga Emas Tertekan Oleh Ekspektasi Naiknya Suku Bunga AS

komoditi, gold update, highlight, latest news
KONTAK PERKASA (25/12) - Emas berjangka turun untuk hari ketiga berturut-turut tertekan oleh peningkatan ekonomi AS yang membangun spekulasi naiknya suku bunga.

Aset di SPDR Gold Trust turun 1,6% kemarin menjadi 712,9 metrik ton, penurunan terbesar sejak Juni 2013. Posisi terendah sejak September 2008. Emas berjangka turun 8,4% di kuartal ketiga karena ekonomi AS mendapatkan momentum.

Emas merosot bulan lalu ke level terendah empat tahun karena menguatnya dolar terhadap 10 mata uang ke level tertinggi lima tahun dan lonjakan saham memangkas permintaan untuk logam sebagai penyimpan nilai. Emas batangan menuju kerugian tahunan berturut-turut untuk pertama kalinya sejak tahun 1998. Klaim pengangguran di AS turun menjadi paling sedikit sejak awal November.

"Ekonomi AS di jalur yang benar, dan spekulasi tentang suku bunga akan tetap menekan emas," Phil Streible, broker senior komoditas di RJ O'Brien & Associates di Chicago, mengatakan dalam sebuah wawancara telepon. "Sulit untuk mendapatkan dukungan untuk emas."

Emas berjangka untuk pengiriman Februari turun 0,4% menjadi ditutup pada $ 1,173.50 per ounce pada pukul 12:36 di Comex di New York, penutupan terendah sejak 13 November. Agregat perdagangan berada 67% di bawah rata-rata 100-hari untuk saat ini, menurut data yang dikumpulkan oleh Bloomberg. Dalam dua hari sebelumnya, harga emas turun 1,5%.

Perak berjangka untuk pengiriman Maret turun 0,4% menjadi $ 15,71 per ounce, penutupan terendah bulan ini.

Pada tahun 2014, perak telah jatuh 19%, dan emas turun 2,4%.

Pedagang memprediksi kemungkinan 68% bahwa Federal Reserve akan menaikkan suku bunga pada bulan September, data kontrak berjangka menunjukkan. Pejabat Fed pekan lalu menurunkan janji untuk menjaga biaya pinjaman mendekati nol persen untuk "waktu yang cukup," menggantinya dengan janji untuk menjadi "bersabar," menurut pernyataan.

Di New York Mercantile Exchange, platina dan paladium turun.

Wednesday, December 24, 2014

Perekonomian AS Meningkat, Emas Tertahan Dekat Terendah Tiga Pekan

komoditi, gold update, highlight, latest news
KONTAK PERKASA (24/12) - Emas bertahan di dekat level 3 pekan terendah seiring perekonomian AS berkembang melampaui perkiraan, meningkatkan ekspektasi kenaikan suku bunga.

Emas batangan untuk pengiriman segera berada di level $ 1,178.41 per ounce di Singapura dari level $ 1,176.57 per ounce kemarin. Harga emas kemarin turun ke level $ 1,170.76 per ounce, yang merupakan level terendah sejak 1 Desember. Kontrak berjangka di Comex berada di level $ 1,178.10 per ounce dari level sebelumnya di $ 1.178.00 per ounce.

Emas merosot 1,9% tahun ini setelah anjlok 28% pada tahun 2013 lalu terkait prospek suku bunga AS yang lebih tinggi ditengah percepatan pertumbuhan ekonomi dan harga minyak merosot tajam mempengaruhi berkurangnya permintaan untuk lindung nilai inflasi. Ekonomi tumbuh pada tingkat tahunan sebesar 5% pada kuartal ketiga, kenaikan terbesar sejak 2003.

Aset di SPDR Gold Trust melemah 1,6 % menjadi 712,9 metrik ton, penurunan terbesar sejak Juni 2013, menurut data Bloomberg.

Harga emas kemungkinan akan bergerak menuju support di $ 1,172.99 per troy ounce. Pecahnya area tersebut akan membawa harga emas bergerak ke bawah menuju support $ 1,159.24 per troy ounce. Sebaliknya waspadai jika harga emas tertahan kuat di area $ 1,179.79 per troy ounce dan muncul sinyal bullish di sekitar area tersebut membuka potensi harga akan bergerak ke atas menuju resistance $ 1,186.98 per troy ounce. Pecahnya area tersebut akan membawa emas bergerak ke atas menuju resistance berikutnya di $ 1,200.85.

Perak untuk pengiriman segera naik 0,1% ke level $ 15,7747 per ounce. Sedangkan palladium menguat 0,2% ke level $ 814,75 per ounce, sementara platinum melemah 0,2% ke level $ 1,191.25 per ounce.

Tuesday, December 23, 2014

Emas Memantul Dari Terendah Tiga Minggu

komoditi, gold update, highlight, latest news
KONTAK PERKASA (23/12) - Harga emas menjauh dari terendah tiga pekan tapi masih tetap di bawah $ 1.200 terbebani dolar AS yang terus menguat.

Pada divisi Comex New York Mercantile Exchange, emas berjangka untuk pengiriman Februari naik 0,23% menjadi $ 1,182.50.

Kontrak Februari pada hari Senin berakhir turun 1,35% pada $ 1,179.80 per ounce.

Harga emas kemungkinan akan bergerak menuju support di $ 1,172.99 per troy ounce. Pecahnya area tersebut akan membawa harga emas bergerak ke bawah menuju support $ 1,159.24 per troy ounce. Sebaliknya waspadai jika harga emas tertahan kuat di area $ 1,179.79 per troy ounce dan muncul sinyal bullish di sekitar area tersebut membuka potensi harga akan bergerak ke atas menuju resistance $ 1,186.98 per troy ounce. Pecahnya area tersebut akan membawa emas bergerak ke atas menuju resistance berikutnya di $ 1,200.85.

Dolar menguat setelah Federal Reserve mengisyaratkan pekan lalu bahwa akan menaikkan suku bunga tahun depan, tetapi mengambil sikap bersabar.

Suku bunga AS yang lebih tinggi akan mendorong greenback dan membebani emas, yang telah mendapatkan manfaat dari likuiditas bank sentral dan suku bunga yang rendah sejak krisis keuangan tahun 2008.

Bank sentral juga mengakui terjadinya peningkatan di pasar tenaga kerja AS dan mencatat bahwa ekonomi telah membuat kemajuan terkait target inflasi dan lapangan kerja.

Pasar mengabaikan data industri yang dirilis pada hari Senin yang menunjukkan bahwa penjualan rumah yang ada turun 6,1% pada bulan November menjadi 4,93 juta unit dari total revisi 5,25 juta unit bulan sebelumnya.

Investor kini menunggu laporan data akhir GDP kuartal ketiga, serta pada pesanan utama barang tahan lama dan penjualan rumah baru.

Volume perdagangan diperkirakan akan tetap ringan minggu ini dengan banyak investor pergi untuk liburan Natal dan menjelang liburan Tahun Baru.

Perak untuk pengiriman Maret naik 0,40% menjadi $ 15,750 per troy ounce, sementara tembaga untuk pengiriman Maret stabil di $ 2,873 per pon.

Emas Kembali Tertekan Seiring Jatuhnya Harga Minyak

komoditi, gold update, highlight, latest news
KONTAK PERKASA (23/12) - Harga Emas tertahan dekat level terendah tiga minggu terpicu aksi jual emas menjelang liburan Natal dan harga minyak kembali menurun ke $ 55 per barel. Harga emas diperkirakan akan tetap berada di kisaran ketat jelang akhir tahun.

Emas batangan untuk pengiriman segera diperdagangkan pada $ 1,178.70 per ounce di Singapura dari $ 1,176.44 kemarin. Kemarin harga emas turun ke $ 1,170.76, level terendah sejak 1 Desember.

Emas untuk pengiriman Februari turun 0,1% menjadi $ 1,178.50 per ounce di Comex New York. Kemarin emas berjangka turun menjadi $ 1,170.70, level terendah sejak 1 Desember.

Perak untuk pengiriman segera naik 0,2% menjadi $ 15,7022 per ounce, setelah kemarin turun 2,5%. Platina naik 0,3% menjadi $ 1,185.75 per ounce setelah kemarin turun ke $ 1,176.75, level terendah sejak Juli 2009. Palladium diperdagangkan pada $ 811 per ons dari $ 810,90 kemarin.

Dolar tetap berada di dekat level tertinggi lima tahun terhadap mata uang utama lainnya, setelah data perumahan AS yang mengecewakan memupus spekulasi kenaikan suku bunga AS di tahun depan. Volume perdagangan emas diperkirakan akan tetap ringan pada minggu ini karena banyak investor melakukan liburan Natal dan menjelang liburan Tahun Baru.

Secara luas dolar masih tetap didukung oleh Federal Reserve dimana mereka masih berada di dalam jalur untuk menaikkan suku bunga pada tahun depan, tetapi mengatakan pihaknya akan mengambil sikap bersabar. Bank sentral juga akan melihat terus perbaikan di pasar tenaga kerja AS dan mencatat bahwa ekonomi telah membuat kemajuan terkait target inflasi dan lapangan kerja.

Sementara itu dari Rusia, data terbaru dari bank sentral Rusia dilaporkan telah membeli lebih $ 720 juta dalam bentuk emas pada bulan November yang setara dengan sekitar 18 ton emas dengan harga yang berlaku pada bulan itu.

Rusia akan meningkatkan cadangan emasnya yang saat ini berada di bawah 1.200 ton, senilai sekitar $ 45 miliar pada harga emas saat ini. Presiden Putin akan menempatkan kembali emas sebagai cadangan mata uang di masa depan.

Harga emas kemungkinan akan bergerak menuju support di $ 1,172.99 per troy ounce. Pecahnya area tersebut akan membawa harga emas bergerak ke bawah menuju support $ 1,164.66 per troy ounce. Sebaliknya waspadai jika harga emas tertahan kuat di area $ 1,176.96 per troy ounce dan muncul sinyal bullish di sekitar area tersebut membuka potensi harga akan bergerak ke atas menuju resistance $ 1,181.32 per troy ounce. Pecahnya area tersebut akan membawa emas bergerak ke atas menuju resistance berikutnya di $ 1,189.65.

Monday, December 22, 2014

Emas Gagal Bertahan Diatas Level $ 1.200

komoditi, gold update, highlight, latest news
KONTAK PERKASA (22/12) - Harga emas diperdagangkan pada kisaran $ 1.200 tertahan oleh menguatnya dolar yang terus membebani logam mulia.

Pada divisi Comex New York Mercantile Exchange, emas berjangka untuk pengiriman Februari naik 0,34% menjadi $ 1,200.10.

Kontrak emas untuk pengiriman Februari pada hari Jumat berakhir naik 0,10% pada $ 1,196.00 per ounce.

Harga emas kemungkinan akan bergerak menuju support di $ 1,193.24 per troy ounce. Pecahnya area tersebut akan membawa harga emas bergerak ke bawah menuju support $ 1,183.73 per troy ounce. Sebaliknya waspadai jika harga emas tertahan kuat di area $ 1,196.11 per troy ounce dan muncul sinyal bullish di sekitar area tersebut membuka potensi harga akan bergerak ke atas menuju resistance $ 1,199.22 per troy ounce. Pecahnya area tersebut akan membawa emas bergerak ke atas menuju resistance berikutnya di $ 1,207.02.

Dolar menguat setelah Federal Reserve mengisyaratkan pekan lalu bahwa akan menaikkan suku bunga tahun depan, tetapi mengatakan pihaknya mengambil sikap bersabar.

Bank sentral AS mencatat perbaikan yang terjadi di pasar tenaga kerja AS dan menekankan bahwa ekonomi telah membuat kemajuan menuju target pada inflasi dan lapangan kerja.

Suku bunga AS yang lebih tinggi akan meningkatkan greenback dan membebani emas, yang telah mendapatkan manfaat dari likuiditas bank sentral dan suku bunga yang rendah sejak krisis keuangan tahun 2008.

Volume perdagangan diperkirakan akan tetap ringan pada minggu ini dengan banyak investor pergi untuk liburan Natal dan menjelang liburan Tahun Baru.

Perak untuk pengiriman Maret naik 0,84% menjadi $ 16,165 per troy ounce, sementara tembaga untuk pengiriman Maret naik 0,48% menjadi $ 2,898 per pon.

Jelang Libur Akhir Tahun Harga Emas Sideways

komoditi, gold update, highlight, latest news
KONTAK PERKASA (22/12) - Harga Emas masih terlihat berkonsolidasi, tepat di bawah harga $ 1200 per troy ounce ketika mata uang dolar menguat dan harga saham global bergerak reli membatasi permintaan untuk logam emas, ditengah beberapa ketidakpastian terhadap keputusan Fed yang mengatakan bersabar terhadap kenaikan suku bunga.

Meskipun demikian, kebijakan moneter super akomodatif tidak akan dihentikan dalam waktu dekat yang terlihat pada pasar saham yang tampaknya menyambut baik pada kabar tersebut.

Perbedaan kebijakan moneter telah menjadi pendorong utama penguatan dolar pada paruh kedua di tahun ini. BoJ, ECB dan PBoC akan terus melakukan kebijakan pelonggaran moneter, sementara the Fed bergerak menuju pengetatan.

Seperti setiap bank sentral lain, The Fed tidak ingin melihat mata uang dolar lebih kuat. ECB tampaknya akan melakukan kebijakan yang sama. Tumbuh spekulasi bahwa ECB akan mengumumkan pembelian utang pada pertemuan bank sentral Eropa pada bulan Januari, meskipun ada pertanyaan yang beredar terhadap legalitas dan penolakan terus-menerus dari Jerman.

Rumor mengenai Rusia yang akan menjual cadangan emas telah menambah spekulasi yang terjadi di pasar emas. Rusia telah menjadi pembeli emas yang paling agresif di tahun-tahun terakhir dan Putin pernah mengatakan bahwa Rusia tidak ingin tergantung pada dolar AS sebagai mata uang cadangan dunia. Dalam hal ini, Emas berpotensi memainkan peran dalam tatanan kebijakan moneter baru.

Rumor tersebut dibantah oleh Vladimir Putin ketika di wawancarai oleh kantor berita Interfax, Putin mengatakan terserah kepada Bank Sentral untuk memutuskan apakah akan menurunkan tingkat suku bunga atau tidak. Bank sentral seharusnya tidak menjual cadangan emas tetapi mereka harus menyediakan sumber pembiayaan untuk perekonomian.

Pada divisi Comex New York Mercantile Exchange, emas berjangka untuk pengiriman Februari diperdagangkan pada $ 1,194.90 per troy ounce, turun 0,07%.

Harga emas kemungkinan akan bergerak menuju support di $ 1,193.24 per troy ounce. Pecahnya area tersebut akan membawa harga emas bergerak ke bawah menuju support $ 1,183.73 per troy ounce. Sebaliknya waspadai jika harga emas tertahan kuat di area $ 1,196.11 per troy ounce dan muncul sinyal bullish di sekitar area tersebut membuka potensi harga akan bergerak ke atas menuju resistance $ 1,199.22 per troy ounce. Pecahnya area tersebut akan membawa emas bergerak ke atas menuju resistance berikutnya di $ 1,207.02.

Perak untuk pengiriman Maret naik 0,06% menjadi $ 16,078 per troy ounce, sementara tembaga untuk pengiriman Maret turun 0,14% pada $ 2,890 per pon.

Friday, December 19, 2014

Harga Emas Tertahan Oleh Menguatnya Dolar AS

komoditi, gold update, highlight, latest news
KONTAK PERKASA (19/12) - Harga emas tertahan di bawah level $ 1.200 karena pulihnya pasar ekuitas serta menguatnya dolar pada ekspektasi kenaikan suku bunga AS tahun 2015.

Pada divisi Comex New York Mercantile Exchange, emas berjangka untuk pengiriman Februari naik 0,38% menjadi $ 1,199.30.

Kontrak Februari pada hari Kamis berakhir hanya naik tipis 0,03% menjadi $ 1,194.80 per ounce.

Harga emas kemungkinan akan bergerak menuju support di $ 1,194.40 per troy ounce. Pecahnya area tersebut akan membawa harga emas bergerak ke bawah menuju support $ 1,183.73 per troy ounce. Sebaliknya waspadai jika harga emas tertahan kuat di area $ 1,198.00 per troy ounce dan muncul sinyal bullish di sekitar area tersebut membuka potensi harga akan bergerak ke atas menuju resistance $ 1,201.81 per troy ounce. Pecahnya area tersebut akan membawa emas bergerak ke atas menuju resistance berikutnya di $1,210.85.

Sementara itu, dolar mendapat dukungan setelah Fed pada Rabu mengatakan akan "bersabar" sebelum menaikkan suku bunga, pernyataan yang konsisten dengan jaminan sebelum bahwa suku bunga akan tetap rendah "untuk waktu yang cukup."

Bank sentral AS mencatat perbaikan yang terjadi di pasar tenaga kerja AS dan menekankan bahwa ekonomi telah membuat kemajuan menuju target pada inflasi dan lapangan kerja, yang memberikan dukungan dolar pada gagasan bahwa sementara bahasa masih akomodatif, tumbuh kurang dovish.

Pada konferensi pers pasca pertemuan kebijakan moneter Ketua Fed Janet Yellen mengatakan tidak mungkin untuk menaikkan suku bunga pada "beberapa berikutnya pertemuan" yang menunjukkan bahwa kemungkinan akan menaikkan suku bunga pada bulan April.

Dolar juga mendapat dukungan setelah Departemen Tenaga Kerja AS mengatakan pada hari Kamis bahwa jumlah orang yang mengajukan tunjangan pengangguran awal dalam pekan yang berakhir 12 Desember turun 6.000 menjadi 289.000 dari jumlah revisi pekan sebelumnya sebesar 295.000.

Ekonom telah memperkirakan akan naik 1.000.

Namun, sebuah laporan terpisah pada hari Kamis menunjukkan bahwa aktivitas manufaktur di Philadelphia melambat pada bulan Desember setelah berkembang pada tingkat tercepat sejak Desember 1993 bulan lalu

The Federal Reserve Bank of Philadelphia mengatakan indeks manufaktur mencentang pada pembacaan 24,5 di bulan ini, turun dari pembacaan 40,8 pada bulan November. Para ekonom telah memperkirakan penurunan ke 26,6.

Perak untuk pengiriman Maret naik tipis 0,05% menjadi $ 15,945 per troy ounce, sementara tembaga untuk pengiriman Maret naik 0,39% menjadi $ 2,865 per pon.

Emas Stabil Jelang Liburan Akhir Tahun

komoditi, gold update, highlight, latest news
KONTAK PERKASA (19/12) - Harga emas stabil di pasar Asia pada hari Jumat jelang liburan akhir tahun dan arus data yang ringan.

Pada divisi Comex New York Mercantile Exchange, emas berjangka untuk pengiriman Februari diperdagangkan pada $ 1,199.45 per troy ounce, setelah mencapai terendah semalam di $ 1,187.10 dan tertinggi pada $ 1,213.80.

Harga emas kemungkinan akan bergerak menuju support di $ 1,194.40 per troy ounce. Pecahnya area tersebut akan membawa harga emas bergerak ke bawah menuju support $ 1,188.09 per troy ounce. Sebaliknya waspadai jika harga emas tertahan kuat di area $ 1,198.00 per troy ounce dan muncul sinyal bullish di sekitar area tersebut membuka potensi harga akan bergerak ke atas menuju resistance $ 1,200.71 per troy ounce. Pecahnya area tersebut akan membawa emas bergerak ke atas menuju resistance berikutnya di $ 1,207.02.

Semalam, emas sempat melonjak namun kembali stabil setelah Federal Reserve akan melatih kesabaran ketika menaikkan suku bunga.

Kebijakan Fed masih cukup dovish, sebagaimana dibuktikan oleh perbedaan pendapat dari pengambil keputusan di the Fed. Reaksi pada pasar saham dapat dijadikan sebagai petunjuk yang cukup kuat.

Harga emas telah jatuh dalam beberapa bulan terakhir karena meningkatnya spekulasi Fed akan segera menaikkan suku bunga, yang diperkirakan pada awal tahun 2015, naiknya biaya pinjaman akan menekan daya tarik logam mulia sebagai lindung nilai untuk lemahnya mata uang kertas, ketika pelonggaran moneter.

Departemen Tenaga Kerja melaporkan sebelumnya bahwa jumlah orang yang mengajukan tunjangan pengangguran awal dalam pekan yang berakhir 12 Desember turun 6.000 ke 289.000 dari jumlah revisi pekan sebelumnya sebesar 295.000. Ekonom telah memperkirakan peningkatan 1.000, dan hasil yang lebih baik dari perkiraan mendukung dolar.

Di sisi lain, aktivitas manufaktur di Philadelphia melambat pada bulan Desember setelah berkembang pada tingkat tercepat sejak Desember 1993 bulan lalu, menurut data yang dirilis pada hari Kamis.

The Federal Reserve Bank of Philadelphia mengatakan indeks manufaktur pada pembacaan 24,5 di bulan ini, turun dari 40,8 pada bulan November.

Para ekonom telah memperkirakan penurunan ke 26,6.

Pada indeks, pembacaan di atas 0,0 menunjukkan kondisi membaik, di bawah menunjukkan kondisi memburuk.

Indeks pesanan baru saat ini, yang mencerminkan permintaan untuk barang-barang manufaktur, turun menjadi 15,7 dari 35,7, sedangkan indeks kerja turun menjadi 7,2 dari level tertinggi tiga setengah tahun pada pembacaan 22,4 bulan lalu.

Perak untuk pengiriman Maret turun 0,41% pada $ 15,868 per troy ounce. Tembaga berjangka untuk pengiriman Maret naik 0,05% pada $ 2,848 per pon.

Thursday, December 18, 2014

Emas Melonjak Setelah Pelaku Pasar Menilai Keputusan Fed

komoditi, gold update, highlight, latest news
KONTAK PERKASA (18/12) - Emas naik karena harga yang jatuh ke terendah dua minggu memacu pembelian dan investor menilai keputusan oleh para pembuat kebijakan AS yang menjatuhkan janji mempertahankan biaya pinjaman rendah untuk "waktu yang cukup."

Emas batangan untuk pengiriman segera naik sebanyak 1% menjadi $ 1,202.08 per ounce, dan diperdagangkan di $ 1,201.11. Kemarin emas jatuh ke $ 1,183.89, terendah sejak 1 Desember, karena Federal Reserve, yang telah menahan suku bunga acuan mendekati nol sejak Desember 2008, akan menaikkan untuk pertama kalinya sejak 2006.

Emas telah menguat dalam dua minggu setelah terjadinya kemerosotan harga energi yang mendorong inflasi turun di bawah target Fed 2%. Sedangkan data kemarin menunjukkan bahwa harga konsumen AS naik 1,3%, kenaikan terkecil sejak Februari dengan minyak di posisi terendah lima tahun, laporan ekonomi lainnya termasuk gaji dan penjualan ritel mendukung untuk biaya pinjaman yang lebih tinggi.

"Kita bisa melihat meningkatnya minat beli di bawah $ 1.200," kata Lv Jie, seorang analis di Cinda Futures Co di Hangzhou, Cina. "Pernyataan Fed menjadikan dolar yang lebih kuat dan saham AS lebih tinggi, yang keduanya bearish untuk emas."

Ketua Fed Janet Yellen mengatakan Fed tidak mungkin untuk bertindak sebelum akhir April setelah para pembuat kebijakan menggantikan kata cukup waktu janji dengan janji untuk menjadi "sabar." Yang mendorong Indeks Dolar menuju tertinggi lima tahun dan Indeks Standard & Poor 500 naik terbesar sejak Oktober 2013.

Sementara pernyataan Fed tidak menyinggung krisis mata uang Rusia atau risiko global lainnya yang telah mengguncang pasar keuangan, Yellen mengatakan spillover potensial dari Rusia di AS akan menjadi kecil. Rubel jatuh ke rekor terendah minggu ini bahkan setelah bank sentral Rusia menaikkan suku bunga, memicu spekulasi bahwa Rusia kemungkinan akan menjual beberapa cadangan emasnya.

Emas untuk pengiriman Februari naik 0,5% menjadi $ 1,200.10 per ounce di Comex di New York, membalikkan penurunan sebanyak 0,5%. Kemarin emas berjangka turun ke $ 1.182, terendah sejak 1 Desember. Aset kepemilikan di SPDR Gold Trust, tidak berubah kemarin setelah kontraksi dua hari.

Harga emas kemungkinan akan bergerak menuju support di $ 1,187.40 per troy ounce. Pecahnya area tersebut akan membawa harga emas bergerak ke bawah menuju support $ 1,178.64 per troy ounce. Sebaliknya waspadai jika harga emas tertahan kuat di area $ 1,203.05 per troy ounce dan muncul sinyal bullish di sekitar area tersebut membuka potensi harga akan bergerak ke atas menuju resistance $ 1,218.40 per troy ounce. Pecahnya area tersebut akan membawa emas bergerak ke atas menuju resistance berikutnya di $ 1,230.56.

Perak untuk pengiriman segera naik 2% menjadi $ 16,0697 per ounce, kemarin harga naik 0,2%, rebound dari tiga hari penurunan 8%, penurunan terbesar sejak September 2013.

Platina naik 1,1% menjadi $ 1,206.88 per ounce, menghentikan enam hari kerugian terpanjang sejak Agustus. Palladium naik 1,2% menjadi $ 787,75 per ounce, menghentikan penurunan empat hari.

Emas Tertekan Setelah Keputusan The Fed

komoditi, gold update, highlight, latest news
KONTAK PERKASA (18/12) - Harga emas jatuh ke level terendah dua pekan akibat kekhawatiran terhadap Federal Reserve yang akan menaikkan suku bunga AS sehingga mengurangi daya tarik logam emas sebagai penyimpan nilai.

Pada divisi Comex New York Mercantile Exchange, emas berjangka untuk pengiriman Februari diperdagangkan pada $ 1,190.20 per troy ounce, setelah mencapai terendah semalam di $ 1,191.00 dan tertinggi pada $ 1,203.00.

Harga emas kemungkinan akan bergerak menuju support di $ 1,187.40 per troy ounce. Pecahnya area tersebut akan membawa harga emas bergerak ke bawah menuju support $ 1,178.64 per troy ounce. Sebaliknya waspadai jika harga emas tertahan kuat di area $ 1,191.53 per troy ounce dan muncul sinyal bullish di sekitar area tersebut membuka potensi harga akan bergerak ke atas menuju resistance $ 1,196.16 per troy ounce. Pecahnya area tersebut akan membawa emas bergerak ke atas menuju resistance berikutnya di $ 1,207.34.

Pejabat Fed telah mengganti pernyataan “masih akan menjaga suku bunga mendekati nol persen untuk waktu yang cukup," menggantinya dengan "bersabar untuk kenaikan suku bunga" menurut pernyataan pada akhir pertemuan.

Sementara itu, ketua the Fed, Janet Yellen mengatakan dia tidak dapat memperkirakan kapan kenaikan suku bunga "setidaknya dalam beberapa pertemuan berikutnya?" tambahnya "tidak ada waktu yang di tentukan".

Sebaliknya, FOMC akan lebih fokus pada pasar tenaga kerja yang sedang membaik sehingga mengurangi kekhawatiran terhadap perlambatan inflasi. The Fed menargetkan inflasi di sekitar 2%. Kenaikan inflasi menunjukkan bahwa ekonomi AS mulai memanas, tetapi hingga saat ini masih belum terjadi, terutama ketika harga minyak turun. Inflasi turun 0,3% pada bulan November, menurut laporan Departemen Tenaga Kerja AS.

Departemen Tenaga Kerja melaporkan sebelumnya bahwa indeks harga konsumen AS turun 0,3% bulan lalu, melampaui perkiraan untuk penurunan 0,1% dan turun dari pembacaan flat pada bulan Oktober.

Harga konsumen naik 1,3% pada basis tahunan, di bawah perkiraan untuk naik 1,4% setelah naik 1,7% pada bulan Oktober.

Inflasi konsumen inti, diluar komponen makanan dan energi, naik 0,1% dari bulan sebelumnya dan naik pada tingkat tahunan sebesar 1,7%. Para ekonom telah memperkirakan kenaikan bulanan 0,1% dan kenaikan tahunan 1,8%.

Perak berjangka untuk pengiriman Maret naik turun itu 1,07% pada $ 15,758 per troy ounce. Tembaga berjangka untuk pengiriman Maret turun 0,25% pada $ 2,867 per pon.


Wednesday, December 17, 2014

Emas Stabil Menunggu Keputusan The Fed

komoditi, gold update, highlight, latest news
KONTAK PERKASA (17/12) - Harga emas stabil di pasar Asia karena investor terfokus pada hasil pertemuan Federal Reserve yang mungkin mengalihkan bahasa pada prospek suku bunga.

Pada divisi Comex New York Mercantile Exchange, emas berjangka untuk pengiriman Februari diperdagangkan pada $ 1,199.45 per troy ounce, setelah mencapai terendah semalam di $ 1,188.00 dan tertinggi pada $ 1,223.80.

Harga emas kemungkinan akan bergerak menuju support di $ 1,193.90 per troy ounce. Pecahnya area tersebut akan membawa harga emas bergerak ke bawah menuju support $ 1,187.18 per troy ounce. Sebaliknya waspadai jika harga emas tertahan kuat di area $ 1,197.31 per troy ounce dan muncul sinyal bullish di sekitar area tersebut membuka potensi harga akan bergerak ke atas menuju resistance $ 1,200.62 per troy ounce. Pecahnya area tersebut akan membawa emas bergerak ke atas menuju resistance berikutnya di $ 1,207.34.

Harga Emas sempat naik 2% karena dolar melemah dan investor mencari investasi safe haven ketika harga minyak jatuh dan Rusia menaikan suku bunga yang gagal menstabilkan rubel, namun rebound pada pergerakan saham AS kembali menekan arah pergerakan harga emas.

Rebound yang terjadi pada euro dan yen telah memberikan beberapa dukungan positif yang dibutuhkan emas untuk menekan dolar AS. Saham perusahaan-perusahaan Eropa terkena imbas pelemahan tajam karena kekhawatiran yang tumbuh terkait keadaan ekonomi Rusia. Mata uang Rubel jatuh 20% terhadap dolar AS walapun bank sentral Rusia menaikkan suku bunga overnight menjadi 17% dari 11,5%.

Di Eropa, Presiden Bundesbank Jenns Weidmann terus berbicara menentang pelaksanaan QE bahwa "Volume yang signifikan untuk QE harus dikurangi, karena hanya mencapai efek yang sederhana dan tidak pasti," kata Mr Weidmann.

Pengalaman BoJ, Fed dan BoE menjadi bukti yang cukup kuat bahwa pernyataan Weidmann dapat menjadi pertimbangan. Triliunan uang telah dikerahkan secara global dalam upaya untuk memacu inflasi, dengan hasil yang bergerak ke arah sebaliknya.

Sementara itu, India akan mempertimbangkan dampak pelonggaran aturan impor emas pada bulan lalu setelah pengiriman emas melonjak 38% pada November sehingga mendorong defisit perdagangan ke posisi tertinggi 18-bulan, menurut sekretaris kementrian perdagangan India.

Dalam sebuah langkah mengejutkan, Negara konsumen emas terbesar kedua di dunia membatalkan aturan bagi para pedagang untuk mengekspor kembali sebanyak 20% emas yang di impor. Setelah perubahan kebijakan tersebut, impor emas melonjak menjadi 151,58 ton pada bulan November, naik 38% dari 109,55 ton bulan sebelumnya, menurut data Departemen Perdagangan India.

Semalam, Biro Sensus AS melaporkan bahwa jumlah pembangunan perumahan baru turun menjadi 1.028.000 unit dari 1.045.000 unit pada bulan sebelumnya yang angka direvisi naik dari 1.009.000 unit.

Para analis telah memperkirakan jumlah pembangunan perumahan baru meningkat menjadi 1.030.000 unit bulan lalu.

Biro Sensus juga melaporkan bahwa jumlah izin bangunan yang dikeluarkan pada bulan November turun menjadi 1.035.000 dari 1.080.000 pada bulan sebelumnya.

Analis mengharapkan jumlah izin bangunan yang dikeluarkan untuk turun menjadi 1.060.000 bulan lalu.

Perak untuk pengiriman Maret turun 0,27% pada $ 15,713 per troy ounce. Tembaga berjangka untuk pengiriman Maret flat pada $ 2,864 per pon.

Tuesday, December 16, 2014

Emas Rebound Ditengah Jatuhnya Pasar Ekuitas

komoditi, highlight, latest news, gold update
KONTAK PERKASA (16/12) - Emas rebound dari penurunan terbesar kemarin karena investor mencari safe haven di tengah merosotnya pasar ekuitas dan jatuhnya komoditas.

Emas batangan turun 2,4% di London kemarin, terbesar sejak 19 Desember 2013, karena data manufaktur AS yang melampaui perkiraan mendukung prospek meningkatnya biaya pinjaman tahun depan. Pejabat Federal Reserve bertemu hari ini dan besok untuk membahas kapan saatnya menaikkan suku bunga AS, yang telah mendekati nol sejak tahun 2008.

Emas untuk pengiriman segera naik 0,5% menjadi $ 1,199.30 per ounce di London. Sementara emas berjangka untuk pengiriman Februari turun 0,7% menjadi $ 1,199.50 di Comex New York.

Harga emas kemungkinan akan bergerak menuju support di $ 1,198.47 per troy ounce. Pecahnya area tersebut akan membawa harga emas bergerak ke bawah menuju support $ 1,183.67 per troy ounce. Sebaliknya waspadai jika harga emas tertahan kuat di area $ 1,208.14 per troy ounce dan muncul sinyal bullish di sekitar area tersebut membuka potensi harga akan bergerak ke atas menuju resistance $ 1,223.68 per troy ounce. Pecahnya area tersebut akan membawa emas bergerak ke atas menuju resistance berikutnya di $ 1,248.89.

Pembuat kebijakan AS akan mempertimbangkan apakah akan mempertahankan janji untuk mempertahankan suku bunga mendekati nol untuk "waktu yang cukup" setelah mengakhiri program pembelian obligasi pada bulan Oktober.

Kepemilikan aset pada produk yang diperdagangkan di bursa emas turun 3 metrik ton menjadi 1,608.2 ton per kemarin, menurut Bloomberg. Aset mencapai terendah sejak 2009 pada 8 Desember.

India, pembeli emas terbesar kedua tahun lalu, mengatakan bahwa defisit perdagangan melebar ke level tertinggi sejak Mei 2013 karena impor emas naik hampir tujuh kali lipat.

Perak untuk pengiriman segera naik 0,4% menjadi $ 16,2245 per ounce, setelah terjun 5,1% kemarin. Platina sedikit berubah pada $ 1,209.88 per ounce. Palladium naik 0,3% menjadi $ 800,38 per ounce.

Emas Dan Perak Turun Terbebani Meningkatnya Spekulasi Kenaikan Suku Bunga AS

komoditi, gold update, highlight, latest news
KONTAK PERKASA (16/12) - Harga emas dan perak jatuh di pasar Asia pada hari Selasa karena meningkatnya ekspektasi bahwa Federal Reserve akan segera menaikkan suku bunga tahun depan menjelang pertemuan pada hari Rabu yang akan menandai tanggapan akhir tinjauan ekonomi untuk tahun 2014.

Pada divisi Comex New York Mercantile Exchange, emas berjangka untuk pengiriman Februari diperdagangkan pada $ 1,196.70 per troy ounce, turun 0,91%, setelah mencapai terendah semalam di $ 1,195.40 dan tertinggi pada $ 1,224.80.

Harga emas kemungkinan akan bergerak menuju support di $ 1,192.33 per troy ounce. Pecahnya area tersebut akan membawa harga emas bergerak ke bawah menuju support $ 1,183.67 per troy ounce. Sebaliknya waspadai jika harga emas tertahan kuat di area $ 1,196.32 per troy ounce dan muncul sinyal bullish di sekitar area tersebut membuka potensi harga akan bergerak ke atas menuju resistance $ 1,200.99 per troy ounce. Pecahnya area tersebut akan membawa emas bergerak ke atas menuju resistance berikutnya di $ 1,209.65.

Semalam, harga emas turun setelah data AS yang menunjukkan prospek positif terhadap perekonomian yang mendorong permintaan untuk dolar, yang cenderung saling berlawanan dengan logam mulia.

The Federal Reserve melaporkan sebelumnya bahwa produksi industri AS naik 1,3% pada bulan November, melebihi perkiraan untuk kenaikan sebesar 0,7%.

Produksi industri untuk Oktober direvisi naik menjadi 0,1% dari penurunan yang dilaporkan sebelumnya sebesar 0,1%.

Laporan tersebut menambahkan bahwa tingkat pemanfaatan kapasitas, sebagai tolok ukur pemanfaatan sumber daya perusahaan, naik menjadi 80,1% bulan lalu dari revisi naik 79,3% pada bulan Oktober, melampaui perkiraan pasar untuk tidak berubah.

Data mendorong permintaan untuk dolar pada ekspektasi bahwa Federal Reserve akan memperketat kebijakan tahun depan.

The Federal Reserve akan merilis pernyataan terbaru pada suku bunga dan kebijakan moneter pada hari Rabu, dan diperkirakan pernyataan akan berisi bahasa yang menggambarkan ekonomi AS lebih kuat dengan mendorong dolar menguat, yang membuat harga emas turun pada hari Senin.

Sementara kegiatan pabrik daerah New York gagal menambah kerugian emas.

Indeks kondisi manufaktur New York dari Federal Reserve turun tak terduga pada bulan Desember, turun ke wilayah negatif untuk pertama kalinya dalam hampir dua tahun, menurut data yang dirilis pada hari Senin.

The Federal Reserve Bank of New York melaporkan bahwa indeks kondisi bisnis umum pada pembacaan -3,6 bulan ini, turun dari pembacaan 10,16 pada bulan November. Para analis telah memperkirakan indeks untuk naik ke 12,52.

Pada indeks, pembacaan di atas 0,0 menunjukkan kondisi membaik, di bawah menunjukkan kondisi memburuk.

Indeks manufaktur Empire State dipandang sebagai perkiraan awal survei pabrik dari Institute for Supply Manajemen.

Perak untuk pengiriman Maret turun 2,21% pada $ 16,1970 per troy ounce. Harga tembaga untuk pengiriman Maret naik 0,14% pada $ 2,874 per pon.

Monday, December 15, 2014

Emas Tertekan, Gagal Mendapatkan Momentum

komoditi, gold update, highlight, latest news
KONTAK PERKASA (15/12) - Harga emas tertekan pada hari Senin yang menuju sesi keempat beruntun melemah, gagal mendapatkan momentum.

Pada transaksi terakhir, emas untuk pengiriman Februari turun $ 2,70 menjadi $ 1,219.70 per ounce, sementara perak untuk pengiriman Maret turun 10 sen menjadi $ 16,96 per ounce.

Harga emas kemungkinan akan bergerak menuju support di $ 1,210.29 per troy ounce. Pecahnya area tersebut akan membawa harga emas bergerak ke bawah menuju support $ 1,196.63 per troy ounce. Sebaliknya waspadai jika harga emas tertahan kuat di area $ 1,218.13 per troy ounce dan muncul sinyal bullish di sekitar area tersebut membuka potensi harga akan bergerak ke atas menuju resistance $ 1,223.95 per troy ounce. Pecahnya area tersebut akan membawa emas bergerak ke atas menuju resistance berikutnya di $ 1,237.61.

Meski harga emas turun, namun untuk mingguan emas masih naik 3%. Investor bereaksi terhadap laporan ekonomi yang lebih lemah dari yang diperkirakan dari Jepang dan China, kekhawatiran tentang pemilihan umum di Yunani dan penurunan di pasar ekuitas global dengan mencari safe haven emas.

The Fed akan menjadi fokus utama penggerak pasar pada minggu ini, pelaku pasar menunggu pernyataan kebijakan baru dan prakiraan ekonomi AS pada hari Rabu.

Analis dari Barclays mengatakan exchange traded kepemilikan produk dalam emas telah stabil pada awal Desember, menurut data terbaru. Arus masuk mencapai lebih dari 6 ton setelah empat bulan berturut-turut terjadi penurunan.

"Data CFTC untuk pekan yang berakhir Selasa 9 Desember menunjukkan bahwa posisi spekulatif di COMEX emas meningkat 25.500 kontrak, sebagian besar pada posisi beli sebanyak 16.200 kontrak, sedangkan posisi jual sebanyak sekitar 9.300 kontrak, mencerminkan adanya aksi short covering karena harga telah mencapai tertinggi sejak akhir November, "kata analis.

Dalam perdagangan logam lainnya, platina untuk pengiriman Januari turun US $ 4 atau 0,3%, menjadi US $ 1,227.50 per ounce, sedangkan paladium untuk pengiriman Maret turun $ 5,15, atau 0,6%, ke $ 811,40 per ounce. Tembaga untuk pengiriman Maret tetap stabil di $ 2,93 per pon

Emas Menunggu Hasil Pertemuan FOMC

komoditi, gold update, highlight, latest news
KONTAK PERKASA (15/12) - Harga emas melemah di pasar Asia karena investor fokus pada kemungkinan Federal Reserve akan menaikkan suku bunga awal di tahun depan.

Pada divisi Comex New York Mercantile Exchange, emas berjangka untuk pengiriman Februari diperdagangkan pada $ 1,222.70 per troy ounce, turun 0,04%. Pada hari Jumat, emas turun $ 3,10, atau 0,25%, untuk menetap di $ 1,222.50 per troy ounce.

Harga emas kemungkinan akan bergerak menuju support di $ 1,210.29 per troy ounce. Pecahnya area tersebut akan membawa harga emas bergerak ke bawah menuju support $ 1,196.63 per troy ounce. Sebaliknya waspadai jika harga emas tertahan kuat di area $ 1,218.13 per troy ounce dan muncul sinyal bullish di sekitar area tersebut membuka potensi harga akan bergerak ke atas menuju resistance $ 1,223.95 per troy ounce. Pecahnya area tersebut akan membawa emas bergerak ke atas menuju resistance berikutnya di $ 1,237.61.

Pekan lalu, emas berjangka melemah, tapi untuk mingguan tetap naik hampir 3% karena investor mencari perlindungan dari kerugian tajam di pasar minyak dan ekuitas, di tengah masih adanya kekhawatiran perlambatan ekonomi global.

Meskipun pada hari Jumat harga emas turun, harga emas naik 2,62%, atau $ 32,10, pada pekan ini, kenaikan mingguan terbesar sejak Juni.

Emas masih terus berkonsolidasi pada pergerakan keuntungan. Pasar akan melihat hasil pernyataan dari pertemuan FOMC dimana pengumuman kebijakan, prakiraan ekonomi dan konferensi pers yang akan dilakukan ketua Fed Yellen akan dilakukan pada hari Rabu mendatang.

Pasar masih berpendapat bahwa pernyataan yang akan dikeluarkan the Fed masih akan bernada bias dovish dikarenakan ketidakmampuan the Fed untuk mengendalikan inflasi yang diinginkan. Dan itu terjadi sebelum harga minyak jatuh.

Dukungan tambahan untuk harga emas diberikan dari kabar bahwa Austria sedang mempertimbangkan pengembalian beberapa cadangan emasnya ketika pengadilan audit Austria merekomendasikan "evaluasi cepat dari semua kemungkinan pengembalian emas dari lokasi penyimpanan".

Volatilitas di pasar saham dalam minggu-minggu terakhir pada tahun ini juga telah mendorong minat safe haven emas. Indeks Dow Jones masih berada di bawah tekanan lebih lanjut setelah jatuh ke lima-minggu terendah.

Pasar juga terus mewaspadai atas risiko pertumbuhan ekonomi dan inflasi di Eropa, kekhawatiran terhadap Yunani dapat memicu krisis lain di Eropa, Jepang juga sudah berada dalam resesi. Semua hal ini telah meningkatkan daya tarik emas sebagai safe haven ketika semua bank sentral bereaksi dengan memberikan akomodasi untuk melemahkan mata uang.

Sementara itu, ekspor emas Swiss ke India mencapai lebih dari 2,8 miliar franc Swiss pada bulan Oktober, naik dari 2,2 miliar franc Swiss dibanding pada bulan sebelumnya, menurut data terbaru dari biro Administrasi Bea Cukai Swiss. Lonjakan pengiriman emas telah membuat India menjadi tujuan utama bagi ekspor logam emas dari Swiss.

Perak berjangka untuk pengiriman Maret turun 0,08% menjadi $ 17,035 per troy ounce.

Tembaga untuk pengiriman Maret turun 0,14% menjadi $ 2,925 per pon.

Data resmi yang dirilis Jumat menunjukkan bahwa produksi industri di China naik 7,2% pada bulan November, lebih rendah dari perkiraan awal untuk naik 7,5% dan melambat dari kenaikan 7,7% pada bulan Oktober.

Pembacaan awal indeks sentimen konsumen dari University of Michigan yang dirilis Jumat naik menjadi 93,8, level tertinggi sejak Januari 2007 dari perkiraan 89,7.

Sentimen konsumen didorong oleh membaiknya prospek lapangan kerja dan pertumbuhan upah dan murahnya harga bensin.

Friday, December 12, 2014

Harga Emas Sedikit Menguat; Didukung Prospek Permintaan Dan Kekhawatiran Ekonomi

komoditi, gold update, highlight, latest news
KONTAK PERKASA (12/12) - Emas menunjukkan rebound ringan di Asia pada hari Jumat karena penjualan ritel AS menopang prospek permintaan fisik dan kekhawatiran yang terus meningkat terkait pertumbuhan ekonomi global dan risiko deflasi.

Pada divisi Comex New York Mercantile Exchange, emas berjangka untuk pengiriman Februari diperdagangkan pada $ 1,226.40 per troy ounce, naik 0,07%, setelah mencapai terendah semalam di $ 1,216.60 dan tertinggi pada $ 1,233.40.

Harga emas kemungkinan akan bergerak menuju support di $ 1,221.62 per troy ounce. Pecahnya area tersebut akan membawa harga emas bergerak ke bawah menuju support $ 1,214.14 per troy ounce. Sebaliknya waspadai jika harga emas tertahan kuat di area $ 1,225.71 per troy ounce dan muncul sinyal bullish di sekitar area tersebut membuka potensi harga akan bergerak ke atas menuju resistance $ 1,229.10 per troy ounce. Pecahnya area tersebut akan membawa emas bergerak ke atas menuju resistance berikutnya di $ 1,236.58.

Semalam, emas berjangka beringsut lebih rendah setelah laporan pada penjualan ritel AS mendorong dolar dengan menjaga harapan yang kuat bahwa Federal Reserve akan mulai menaikan suku bunga pada tahun 2015, mungkin lebih cepat dari perkiraan pasar sebelumnya.

Departemen Perdagangan AS melaporkan sebelumnya bahwa penjualan ritel naik 0,7% bulan lalu, melampaui ekspektasi untuk kenaikan sebesar 0,4%.

Angka pertumbuhan penjualan ritel Oktober direvisi naik menjadi 0,5% dari 0,3%.

Meningkatnya penjualan ritel dari waktu ke waktu berkorelasi dengan pertumbuhan ekonomi yang lebih kuat, sedangkan jika penjualan lemah menandakan ekonomi menurun.

Angka penjualan ritel mendorong ekspektasi Federal Reserve untuk menaikkan suku bunga pada awal tahun 2015, yang memberikan dukungan dolar atas mata uang utama dan menekan permintaan emas.

Departemen Tenaga Kerja AS melaporkan bahwa jumlah orang yang mengajukan tunjangan pengangguran awal dalam pekan yang berakhir 6 Desember turun 3.000 menjadi 294.000, melebihi perkiraan pasar untuk meningkat menjadi 299.000, yang juga mendukung dolar dengan meningkatkan optimisme atas peningkatan pasar tenaga kerja AS.

Jumlah orang Amerika yang mengajukan tunjangan pengangguran baru telah di bawah level 300.000 selama 12 pekan dari 13 minggu terakhir.

Melanjutkan klaim pengangguran dalam pekan yang berakhir 29 November naik menjadi 2.514.000 dari 2.372.000 pada minggu sebelumnya. Para analis telah memperkirakan klaim turun ke 2.360.000.

Rata-rata dalam empat minggu sebanyak 299.250, meningkat dari 250.000 dari total minggu sebelumnya sebanyak 299.000. Rata-rata bulanan dipandang sebagai ukuran yang lebih akurat dari tren tenaga kerja karena mengurangi volatilitas data dari minggu ke minggu.

Triliunan uang terkait kebijakan stimulus moneter yang diberikan kepada pasar. Bank sentral global telah dan terus mengakomodasi pasar dalam beberapa tahun terakhir dengan maksud meningkatkan pertumbuhan ekonomi dan inflasi. Pada titik ini, apa lagi yang bisa bank sentral lakukan untuk pasar yang telah terbiasa dengan tindakan seperti memompa lebih banyak likuiditas ke dalam sistem.

ECB tampaknya berada di titik puncak untuk melakukan pembelian obligasi setelah keberatan dari beberapa anggota Uni Eropa, terutama Jerman. SNB terus mengancam akan membuat suku bunga negatif. Sementara Fed telah menghentikan pembelian obligasi, walaupun demikian The Fed mempertahankan sikap yang sangat akomodatif menjelang pertemuan FOMC pada pekan depan.

Sekali lagi, perdebatan yang berpusat pada kapan "waktu yang tepat" untuk menaikkan suku bunga masih terus menjadi perhatian pasar.

Pasar percaya sekarang bahwa pemulihan ekonomi yang masih melambat tidak akan cukup untuk menopang perekonomian negara-negara lain dan daerah yang belum terkena dampak deflasi, atau malah menyeret kembali masuk ke dalam resesi. Itulah sebabnya pasar tidak percaya bahwa The Fed akan melakukan tindakan untuk menaikan suku bunga lebih awal dari yang telah diperkirakan.

Perak untuk pengiriman Maret turun 0,01% pada $ 17,110 per troy ounce. Tembaga berjangka untuk pengiriman Maret flat di 2,912 pon.

Thursday, December 11, 2014

Emas Mulai Tertahan Ketika Pasar Ekuitas Menunjukkan Tanda-tanda Pemulihan

komoditi, gold update, highlight, latest news
KONTAK PERKASA (11/12) - Meningkatnya harga emas di hari sebelumnya yang memanfaatkan jatuhnya ekuitas tampaknya mulai tertahan, karena pasar saham menunjukkan tanda-tanda rebound.

Emas untuk pengiriman Februari turun $ 5,80 menjadi $ 1,223.60 per ounce. Perak untuk pengiriman Maret turun 13 sen menjadi $ 17,06 per ounce.

Harga emas kemungkinan akan bergerak menuju support di $ 1,216.23 per troy ounce. Pecahnya area tersebut akan membawa harga emas bergerak ke bawah menuju support $ 1,202.27 per troy ounce. Sebaliknya waspadai jika harga emas tertahan kuat di area $ 1,225.10 per troy ounce dan muncul sinyal bullish di sekitar area tersebut membuka potensi harga akan bergerak ke atas menuju resistance $ 1,230.19 per troy ounce. Pecahnya area tersebut akan membawa emas bergerak ke atas menuju resistance berikutnya di $ 1,242.42.

Sehari sebelumnya, aksi jual terburuk S & P dalam dua bulan tidak cukup untuk menghentikan aksi ambil untung setelah emas melonjak awal pekan ini. Biasanya, investor akan beralih memilih emas ketika pasar global berada di bawah tekanan.

David Gurwitz dari Charles Nenner Research mengatakan pada Kitco News bahwa ia mengharapkan emas untuk kembali ke tertinggi, tetapi itu tidak berarti akan mulai dalam waktu dekat.

"Siklus jangka panjang akan terjadi," katanya. "[Tapi] akan menuju ke bawah, bukan berarti dalam waktu dekat. Emas mungkin akan bergerak ke bawah untuk sementara waktu. "

Di sisi ekonomi, Departemen Perdagangan AS akan merilis data penjualan ritel pada pukul 8:30 WIB. Pertumbuhan diperkirakan akan meningkat pada bulan November menuju laju tercepat dalam tiga bulan. Pada saat yang sama, pemerintah akan menerbitkan laporan terbaru tentang klaim baru untuk tunjangan pengangguran, dan para analis berharap sebagian besar tidak berubah.

Platina untuk pengiriman Januari naik $ 2,60 menjadi $ 1,245.20 per ounce, sedangkan paladium untuk pengiriman Maret turun $ 4,20 menjadi $ 817,20 per ounce.

Tembaga untuk pengiriman Maret flat diperdagangkan pada $ 2,90 per pon.



 
Back to Top