NEW YORK, KOMPAS.com - Dulu, banyak perusahaan asal
Amerika Serikat (AS) sibuk melebarkan sayap bisnisnya di Asia, kini yang
terjadi adalah sebaliknya.
Dalam periode beberapa pekan, produsen daging Cina, Shuanghui
International Holdings Ltd. menandatangani perjanjian dagang senilai 4,7
miliar dollar AS untuk mengakuisisi Smithfield Foods Inc., sementara
itu perusahaan ban India Apollo Tyres Ltd., mengajukan tawaran pembelian
sebesar $2,5 miliar atas Cooper Tire & Rubber Co.
Kedua kesepakatan bisnis tersebut, satu terjadi pada akhir Mei
dan yang lain pada pertengahan Juni. Sekaligus dua transaksi itu menjadi
akuisisi terbesar Cina dan India atas perusahaan AS yang pernah
tercatat.
Menurut para bankir, sejumlah langkah akuisisi itu menunjukkan
para pembeli Asia semakin yakin mampu mengelola perusahaan asing, selain
itu, mereka juga percaya terhadap perbaikan perekonomian AS.
“Para pembeli Asia mencari brand, teknologi dan kecakapan di
negara yang ekonominya bergairah dan berkembang,” ujar Richard
Campbell-Breeden, ketua urusan merger dan akuisisi Goldman Sachs Group
Inc. kawasan Asia Pasifik di luar Jepang.
“Mereka secara umum tidak memiliki ketertarikan pada Eropa
terkait dengan masalah-masalah struktural. AS menjadi tujuan yang lebih
menarik karena perekonomiannya lebih solid,” lanjutnya.
AS adalah tujuan akuisisi terpopuler bagi para investor Asia pada
paruh pertama 2013 berdasar atas nilai kesepakatan yang telah
diumumkan. Perjanjian dagang di AS naik hampir 70% pada semester pertama
2013 dibandingkan periode yang sama tahun lalu, demikian informasi dari
Dealogic.
Para pembeli Asia, kecuali Jepang, melakukan banyak transaksi di
AS pada paruh pertama tahun ini, senilai $18 miliar, dibandingkan
tahun-tahun sebelumnya.
Sementara itu pada saat yang sama, para pembeli AS hanya
membelanjakan $6,3 miliar untuk membeli aset di Asia. Dalam empat dari
enam tahun terakhir, nilai kesepakatan melebihi $10 miliar.
Jenis akuisisi yang biasa dilakukan oleh para pembeli Asia juga
layak dicermati. Biasanya, perusahaan Asia akan memburu sumber daya alam
dan aset seperti real estate. Namun, pembelian Smithfield Foods dan
Cooper Tire & Rubber Co menunjukkan bahwa para pembeli dari Asia pun
mencoba pendekatan lain.
“Kami berupaya melakukan lebih banyak akuisisi operasional
usaha,” ujar Dieter Turowski, wakil kepala bank investasi Morgan Stanley
untuk wilayah Asia Pasifik.
“Hal itu mencerminkan pola pikir yang berubah. Perusahaan Asia
menjadi lebih berminat untuk melakukan akuisisi yang mengharuskan adanya
tantangan dalam pengelolaan dan integrasi, sesuatu yang hingga kini
hanya terjadi pada perusahaan Jepang.”