English French German Spain Italian Dutch Russian Portuguese Japanese Korean Arabic Chinese Simplified

Wednesday, December 17, 2014

Emas Stabil Menunggu Keputusan The Fed

komoditi, gold update, highlight, latest news
KONTAK PERKASA (17/12) - Harga emas stabil di pasar Asia karena investor terfokus pada hasil pertemuan Federal Reserve yang mungkin mengalihkan bahasa pada prospek suku bunga.

Pada divisi Comex New York Mercantile Exchange, emas berjangka untuk pengiriman Februari diperdagangkan pada $ 1,199.45 per troy ounce, setelah mencapai terendah semalam di $ 1,188.00 dan tertinggi pada $ 1,223.80.

Harga emas kemungkinan akan bergerak menuju support di $ 1,193.90 per troy ounce. Pecahnya area tersebut akan membawa harga emas bergerak ke bawah menuju support $ 1,187.18 per troy ounce. Sebaliknya waspadai jika harga emas tertahan kuat di area $ 1,197.31 per troy ounce dan muncul sinyal bullish di sekitar area tersebut membuka potensi harga akan bergerak ke atas menuju resistance $ 1,200.62 per troy ounce. Pecahnya area tersebut akan membawa emas bergerak ke atas menuju resistance berikutnya di $ 1,207.34.

Harga Emas sempat naik 2% karena dolar melemah dan investor mencari investasi safe haven ketika harga minyak jatuh dan Rusia menaikan suku bunga yang gagal menstabilkan rubel, namun rebound pada pergerakan saham AS kembali menekan arah pergerakan harga emas.

Rebound yang terjadi pada euro dan yen telah memberikan beberapa dukungan positif yang dibutuhkan emas untuk menekan dolar AS. Saham perusahaan-perusahaan Eropa terkena imbas pelemahan tajam karena kekhawatiran yang tumbuh terkait keadaan ekonomi Rusia. Mata uang Rubel jatuh 20% terhadap dolar AS walapun bank sentral Rusia menaikkan suku bunga overnight menjadi 17% dari 11,5%.

Di Eropa, Presiden Bundesbank Jenns Weidmann terus berbicara menentang pelaksanaan QE bahwa "Volume yang signifikan untuk QE harus dikurangi, karena hanya mencapai efek yang sederhana dan tidak pasti," kata Mr Weidmann.

Pengalaman BoJ, Fed dan BoE menjadi bukti yang cukup kuat bahwa pernyataan Weidmann dapat menjadi pertimbangan. Triliunan uang telah dikerahkan secara global dalam upaya untuk memacu inflasi, dengan hasil yang bergerak ke arah sebaliknya.

Sementara itu, India akan mempertimbangkan dampak pelonggaran aturan impor emas pada bulan lalu setelah pengiriman emas melonjak 38% pada November sehingga mendorong defisit perdagangan ke posisi tertinggi 18-bulan, menurut sekretaris kementrian perdagangan India.

Dalam sebuah langkah mengejutkan, Negara konsumen emas terbesar kedua di dunia membatalkan aturan bagi para pedagang untuk mengekspor kembali sebanyak 20% emas yang di impor. Setelah perubahan kebijakan tersebut, impor emas melonjak menjadi 151,58 ton pada bulan November, naik 38% dari 109,55 ton bulan sebelumnya, menurut data Departemen Perdagangan India.

Semalam, Biro Sensus AS melaporkan bahwa jumlah pembangunan perumahan baru turun menjadi 1.028.000 unit dari 1.045.000 unit pada bulan sebelumnya yang angka direvisi naik dari 1.009.000 unit.

Para analis telah memperkirakan jumlah pembangunan perumahan baru meningkat menjadi 1.030.000 unit bulan lalu.

Biro Sensus juga melaporkan bahwa jumlah izin bangunan yang dikeluarkan pada bulan November turun menjadi 1.035.000 dari 1.080.000 pada bulan sebelumnya.

Analis mengharapkan jumlah izin bangunan yang dikeluarkan untuk turun menjadi 1.060.000 bulan lalu.

Perak untuk pengiriman Maret turun 0,27% pada $ 15,713 per troy ounce. Tembaga berjangka untuk pengiriman Maret flat pada $ 2,864 per pon.

0 komentar:

Post a Comment

 
Back to Top