English French German Spain Italian Dutch Russian Portuguese Japanese Korean Arabic Chinese Simplified

Sudirman Plaza, Gedung Plaza Marein Lt. 7, Jl. Jend. Sudirman Kav. 76 – 78, Jakarta 12910 Telp : (021) 5793 6555 (Hunting), Fax : (021) 5793 6546 E-mail : admin@kontak-perkasa-futures.co.id

Showing posts with label kontakperkasa. Show all posts
Showing posts with label kontakperkasa. Show all posts

Friday, July 12, 2013

Emas Menuju Kenaikan Mingguan Terbesar


Reuters, (12/7) SINGAPURA - Emas naik untuk sesi kelima pada hari Jumat, di jalur untuk kenaikan mingguan terbesar dalam hampir dua tahun karena berkurangnya kekhawatiran untuk kebijakan pengurangan stimulus moneter AS yang lebih dini, telah meningkatkan daya tarik emas sebagai nilai lindung terhadap inflasi .

Spot emas telah naik 0,1% menuju ke level harga $1,286.21 per ons pada pukul 0016 GMT. Ditutup mendekati level harga $1.300 pada hari Kamis, tertinggi dalam tiga minggu terakhir.

Emas berjangka reli ke level tertinggi dua minggu setelah Ketua Federal Reserve, Ben S. Bernanke kemarin mengatakan bahwa AS membutuhkan "sangat membutuhkan kebijakan moneter yang akomodatif di masa mendatang."

Klaim untuk tunjangan pengangguran di AS secara tak terduga mengalami peningkatan ke level tertinggi dua bulan pada pekan yang berakhir 6 Juli lalu berdasarkan angka dari Departemen Tenaga Kerja AS yang dirilis tadi malam
.
Bullion merosot 23 persen di kuartal terakhir setelah Bernanke mengatakan bahwa bank sentral dapat mengurangi pembelian aset bulanan senilai $ 85 milyar pada tahun ini. Risalah pertemuan kebijakan the Fed yang dirilis kemarin menunjukkan banyak pejabat ingin melihat lebih banyak tanda-tanda peningkatan di pasar tenaga kerja sebelum memangkas program pembelian obligasinya.

 "Emas mendapat dorongan setelah Bernanke memberikan kesan bahwa pemangkasan program saat ini adalah masih mimpi yang jauh," kata Carlos Perez-Santalla, broker dari Marex North America LLC, dalam sebuah wawancara telepon. "Hari ini menunjukan adanya fakta bahwa perekonomian masih belum sepenuhnya pulih."

Emas berjangka untuk pengiriman Agustus naik 2,6 persen untuk menetap di $ 1,279.90 per ounce pada pukul 1:46 p.m. di Comex, New York, lompatan terbesar untuk kontrak teraktif sejak 1 Juli. Sebelumnya, logam mulia menyentuh $ 1,297.20, tertinggi sejak 24 Juni, terakhir kali harga mencapai $ 1.300.

"Sentimen sekarang adalah akan ke atas, dan pasar akan mencari upaya untuk menempuh $ 1,300 kembali," ungkap David Govett, kepala logam mulia dari Marex Spectron Group di London hari ini dalam sebuah laporan. (izr/brc)

Friday, July 5, 2013

Data US Non Farm Payroll Dirilis Diatas Estimasi Para Analis

Perusahaan di AS menambah 195,000 pekerjaan baru bulan Juni, demikian menurut laporan Dep.Tenaga kerja pada hari Jumat, sementara tingkat pengangguran berada stabil pada 7.6% seiring lebih banyak orang yang menjadi pekerja. Pemerintah juga merevisi payrolls untuk bulan April dan Mei untuk menunjukkan kenaikan sebanyak 70,000 pekerjaan dari yang sebelumnya dilaporkan.
Tingkat pertumbuhan tenaga kerja AS meningkat lebih dari perkiraan di bulan Juni, yang mana dapat membawa Federal Reserve lebih dekat dalam mengimplementasikan rencana untuk mulai menarik stimulus moneter tahun ini. Sebelumnya para ekonom memperkirakan pekerjaan hanya akan bertambah sebanyak 165,000 dan tingkat pengangguran untuk turun menjadi 7.5%.
Data tenaga kerja ini dirilis dua pekan setelah Gubernur Fed Ben Bernanke memberikan penilaian yang positif terhadap outlook perekonomian dan mengatakan bank sentral AS mungkin akan mulai memangkas program pembelian obligasinya tahun ini. Data tenga kerja ini juga menunjukkan penghasilan per jam mingguan, naik terbanyak sejak bulan November. Data ini dirilis bersama dengan data yang positif lainnya pada sektor perumahan, penjualan otomotif dan manufaktur memperbesar peluang the Fed untuk memulai rencana tapering di bulan September. 
Harga Emas anjlok sesaat setelah data ini dirilis atas penguatan US Dollar. Saat ini harga emas berada di kisaran $1.221.50 per troy ounce, setelah menyentuh titik terendah harian di $1.216.85, turun lebih dari 2.5% dari harga tertingginya hari ini di $1.250.55 per troy ounce.

(Mario Prabowo)

Market News

KPF JAKARTA (05/07) - Saham Eropa naik tipis pada hari Jumat, setelah pernyataan Presiden Bank Sentral Eropa Mario Draghi, sementara pasar masih mengamati rilis data pekerjaan utama AS yang akan dirilis pada hari Jumat waktu AS.


Selama perdagangan pagi di Eropa, EURO STOXX 50 naik 0,35%, CAC 40 naik tipis 0,20% dan DAXX naik 0,35%.

Di London, FTSE 100 naik 0,19%.

Di AS, pasar modal melonjak tajam. Indeks DJIA berjangka naik 1,03%, S&P 500 naik 1,07%, sementara NASDAQ 100 naik sebesar 1,10%.

Jerman akan merilis data resmi pesanan pabrik.

Market News

KPF JAKARTA (05/07) - Saham Asia diperdagangkan menguat pada hari Jumat menjelang laporan non farm payroll yang akan dirilis sebelum dibukanya pasar di AS pada hari Jumat.


Dalam perdagangan Asia, Jumat, Nikkei naik 1,31% didukung atas pernyataan yang di keluarkan BOE dan ECB.

HangSeng naik 1,32% sedangkan Shanghai Composite naik 0,24%. Pada hari Kamis, Cina mengumumkan ditangguhkannya data spesifik industri dari yang termasuk dalam survei bulanan dari manajer manufaktur pembelian.

Australia S&P/ASX 200 naik 0,8% memimpin untuk kenaikan mingguan setelah mendapatkan dukungan dari saham jasa keuangan.

Selandia Baru NZSE 50 menguat 0,68%, sementara indeks Kospi Korsel naik tipis 0,13%. Straits Time Singapura menguat 0,63%.

S&P 500 berjangka naik 0,91%.

Thursday, July 4, 2013

Berita Forex

KPF JAKARTA (04/07) - Dolar AS bergerak dua arah pada perdagangan Asia terhadap mata uang utama lainnya ditengah kehati-hatian menjelang libur di AS hari ini.


Dalam perdagangan hari Kamis, EUR/USD turun 0,05% menjadi 1.3005 setelah data resmi menunjukkan bahwa penjualan ritel zona euro naik 1% pada bulan Mei, melampaui ekspektasi untuk kenaikan 0,2%.

GBP / USD turun 0,09% menjadi 1,5268.

USD / JPY naik tipis 0,04% menjadi 99,96.  



NZD / USD menambahkan 0,14% 0,7793 sementara Indeks 
Dollar AS menguat 0,07% menjadi 83,45.

USD / CHF naik 0,07% menjadi 0,9472. 

USD / CAD beringsut turun 0,03% menjadi 1,0504 dipicu oleh harga minyak karena berita yang keluar dari Mesir, yang memicu kekhawatiran bahwa ketegangan akan mengakibatkan ditutupnya Terusan Suez, yang mengangkut sekitar 2 juta barel minyak mentah per hari dari Afrika Utara ke AS. 


Wednesday, July 3, 2013

Ringkasan Berita

KPF JAKARTA (03/07) - Pernyataan Ketua Fed Bernanke pada akhir bulan bahwa Fed akan mulai mengurangi Program pembelian Obligasi menyebabkan krisis di pasar, terutama obligasi. Banyak pasar saham global turun dan emas terus mengalami pelemahan. dalam bulan Juni.


Ekuitas global, komoditas dan pasar obligasi mengalami tingkat volatilitas yang tinggi pada bulan Juni setelah Ketua Federal Reserve Ben Bernanke mengindikasikan bahwa bank sentral akan melakukan pengurangan program pembelian obligasi akhir tahun ini.

Bursa saham di Amerika Serikat, Asia dan Eropa semua berakhir dengan kerugian, sementara harga emas turun 11,18% pada bulan Juni, jatuh terendah USD1180.35 per troy ounce pada Jumat, mengakhiri kuartal terjun 23%.

Dolar mengakhiri bulan Juni turun 1,2% lebih rendah terhadap yen dan hampir tidak berubah terhadap euro.

Ke depan, US nonfarm payrolls data Jumat ini akan menjadi perhatian utama, sementara keputusan suku bunga sepanjang minggu oleh Bank Sentral Eropa, Bank of England dan Reserve Bank of Australia juga akan menjadi fokus.

 
Image

Nikkei Jepang menguat 3,03% ke level tertinggi pada hari Jumat, didorong oleh pelemahan yen dan harapan untuk mengakhiri stimulus Fed, Mengakhiri bulan Juni turun 14,62% dari posisi tertinggi pada bulan Mei.

Tuesday, July 2, 2013

Market News

KPF JAKARTA (02/07) - Minyak berjangka menguat lebih tinggi di bagian awal sesi Asia hari Selasa setelah didukung oleh berbagai berita ekonomi positif yang diterbitkan selama Senin dari AS dan sesi Eropa


Di New York Mercantile Exchange, light sweet crude futures untuk pengiriman Agustus naik tipis 0,10% menjadi $ 98.09 per barel di perdagangan Asia setelah ditutup naik 1,38% pada $ 97.89 per barel pada hari Senin di AS. 


Mendapatkan dukungan data dari Eropa membantu meningkatkan harga minyak mentah. Minyak juga mendapat dukungan dari data Inggris setelah Markit indeks pembelian manajer mencapai tertinggi 16 bulan 48,8 pada bulan Juni melampaui perkiraan analis pasar untuk pencapaian 48,7, yang mendorong kenaikan harga minyak mentah.

PMI manufaktur Spanyol naik menjadi 50,0 pada bulan Juni, tingkat tertinggi dalam dua tahun, naik dari 48,1 pada bulan Mei dan di atas ekspektasi untuk pembacaan 48,5.

AS, konsumen minyak terbesar di dunia, membantu memberikan dukungan positif untuk minyak . Dalam berita ekonomi AS keluar Senin, Institute for Supply Management mengatakan indeks manufaktur Juni naik menjadi 50,9 dari 49 pada bulan Mei. Para ekonom mengharapkan pembacaan Juni 50,6. Angka diatas 50 mengindikasikan ekspansi.

Departemen Perdagangan mengatakan belanja konstruksi Mei melonjak 0,5% setelah kenaikan 0,1% pada bulan April. Total pengeluaran naik ke tingkat tahunan yang disesuaikan secara musiman $ 874.900.000.000 pada Mei, naik 5,4% pada basis dari tahun ke tahun.

Di tempat lain, protes yang sedang berlangsung di Mesir ditambah dengan perang sipil di Suriah pedagang khawatir bahwa pasokan minyak mungkin tidak dapat lancar memasok pasar. Setidaknya 16 orang di Mesir telah tewas dalam protes menggulingkan rezim Mohammed Morsi.

Sementara itu, Brent berjangka untuk pengiriman Agustus naik 0,23% menjadi USD103.29 per barel di ICE Futures Exchange.

Emas Rally di Awal Kuartal Ketiga Karena Permintan Fisik

New York, (Bloomberg) Harga emas mencatat kenaikan tertinggi dalam sembilan minggu terakhir karena permintaan untuk koin, batangan dan perhiasan rebound setelah rekor kejatuhan kuartalan. 
Pada kuartal kedua, spot emas anjlok 23 persen dan yang terbesar setidaknya sejak 1920 setelah Ketua Federal Reserve, Ben S. Bernanke mengatakan bahwa bank sentral AS akan mempertimbangkan kembali skala pembelian obligasi tahun ini. Premi untuk logam di China naik menjadi $ 36 per ounce, tertinggi sejak April, menurut Tim Gardiner, managing director dari TD Securities Inc di New York.

"Permintaan fisik di Asia terus menguat," kata Carlos Perez-Santalla, broker dari Marex North America LLC yang berbasis di New York, dalam sebuah wawancara telepon. "Fokus pada kapan pengurangan stimulus the Fed akan dimulai mungkin sudah mulai berkurang."

Emas berjangka untuk pengiriman Agustus naik 2,6 persen dan diselesaikan pada posisi $ 1,255.70 di Comex, New York, kenaikan terbesar untuk kontrak paling aktif sejak 25 April. Pada tanggal 28 Juni, harga menyentuh $ 1,179.40, terendah sejak 2 Agustus 2010.

Futures telah merosot 25 persen tahun ini, menghapus aliran dana senilai $ 59.5 milyar dari nilai produk ETF karena sebagian investor mulai kehilangan kepercayaan terhadap emas sebagai penyimpanan nilai.

Harga mungkin akan naik karena pengurangan stimulus mungkin memakan waktu lebih lama dari ekspektasi beberapa analis, dan harga pun telah mendekati biaya produksi, menurut Macquarie Group Ltd.

Barrick Gold Corp, produsen emas terbesar di dunia, mengatakan pada 28 Juni bahwa mungkin akan mengambil kerugian sebanyak $ 5.5 milyar pada proyek Pascua Lama di Andes setelah harga anjlok.
Kekacauan di Mesir memicu permintaan terhadap safe haven Emas, sehingga mengimbangi pelemahan data manufaktur China yang dirilis tadi pagi. Sementara survey bisnis Tankan Jepang menunjukkan perbaikan sentimen bisnis pada triwulan lalu. Kinerja di Eropa cukup cukup mixed, setelah indeks PMI Spanyol dan Italia naik tipis dibanding bulan sebelumnya, namun aktivitas manufaktur zona Euro secara keseluruhan masih flat di 48.8 dibanding bulan sebelumnya 48.3.
Menjelang libur independence day di AS hari Kamis, kebanyakan pelaku pasar menantikan data ekonomi tenaga kerja AS hari Jumat. dan rapat bank sentral Eropa (ECB) serta BoE (Bank of England)di hari Kamis. 

Fokus utama investor saat ini adalah data pertumbuhan tenaga kerja AS untuk bulan Juni yang akan dirilis pada hari Jumat untuk melihat sejauh mana kinerja emas kedepannya. Pertumbuhan tenaga kerja untuk bulan Juni diprediksi lebih rendah dari bulan sebelumnya.  Namun jika pertumbuhan tenaga kerja yang dirilis lebih baik dari perkiraan maka akan memberikan sinyal untuk pengurangan stimulus oleh the Fed yang akan kembali menguatkan dollar dan kembali menurunkan harga emas.


(Mario prabowo)

 
Back to Top