KONTAK PERKASA (10/12) - Dolar melemah terhadap yen menyusul aksi jual tajam pada sesi sebelumnya dipicu oleh kekhawatiran atas risiko dari ketidakstabilan politik di Yunani dan pembatasan baru pada pasar utang China.
USD / JPY turun 0,62% menjadi 118,97, tetapi bertahan di atas level terendah hari Selasa di 117,92. Setelah mencapai tertinggi tujuh tahun di level 121,83 pada hari Senin.
Dolar jatuh dan pasar ekuitas global dijual menyusul keputusan mengejutkan oleh pemerintah Yunani tentang upaya mosi parlemen pada presiden minggu depan, sebuah langkah dimana dapat memicu terjadinya pemilihan umum lebih awal jika Perdana Menteri Antonis Samaras 'tidak terpilih.
Pasar juga panik oleh keputusan pemerintah China yang mengatur pembatasan baru pada jaminan atas pinjaman jangka pendek. Keputusan memicu kekhawatiran bahwa perekonomian China melambat pada tingkat yang lebih cepat daripada yang diantisipasi.
Permintaan untuk dolar tampak tetap didukung oleh divergensi kebijakan moneter antara Federal Reserve dan bank sentral di Jepang dan Eropa.
Dolar juga melemah terhadap euro, dengan EUR / USD naik 0,14% menjadi 1,2390, membalikkan penurunan mata uang tunggal dari terendah dua tahun di 1,2246 setelah laporan pekerjaan Jumat lalu.
Indeks dolar AS yang mencatat pergerakan nilai tukar dolar terhadap enam mata uang utama, turun 0,18% menjadi 88,56, tidak jauh dari posisi terendah hari Selasa di 88,16. Pada hari Senin indeks naik ke tertinggi lima tahun pada 89,53.











0 komentar:
Post a Comment