KPF JAKARTA (13/08) - Saham Eropa menguat pada hari Selasa, karena pasar mengamati rilis data Jerman di kemudian hari, sementara spekulasi atas kemungkinan jangka pendek Federal Reserve akan segera mengakhiri program stimulus masih bertahan.
Selama perdagangan pagi di Eropa, EURO STOXX 50 naik 0,54%, CAC 40 Prancis naik 0,40%, sementara DAX Jerman 30 naik 0,89%.
Saham global melemah pada Senin di tengah harapan bahwa data penjualan ritel AS akan menggarisbawahi pandangan bahwa pemulihan ekonomi cukup kuat bagi Federal Reserve untuk memulai pembatasan program pembelian aset pada akhir tahun ini.
AS juga akan merilis data inflasi, produksi industri, perumahan dan kepercayaan konsumen dalam minggu ini.
Saham keuangan bervariasi, bank pemberi pinjaman Perancis BNP Paribas dan Societe Generale turun 0,17% dan 1,80%, sedangkan Jerman Deutsche Bank naik 0,34%.
Di antara lembaga keuangan pemberi pinjaman, Spanyol bank Banco Santander dan BBVA menambahkan 0,19% dan 0,28%, sedangkan Intesa Sanpaolo Italia dan Unicredit naik 0,74% dan 0,85%.
Di London, FTSE 100 naik 0,52%, didukung oleh kenaikan pada saham pertambangan.
Pertambangan raksasa BHP Billiton dan Rio Tinto naik 0,55% dan 2,34%, sedangkan Evraz dan Fresnillo naik 2,35% dan 5,53%.
Saham keuangan juga sebagian besar lebih tinggi, dengan saham Barclays merayap naik 0,08% dan Royal Bank of Scotland maju 0,55%, sementara HSBC Holdings naik 0,87%. Lloyds Banking underperformed namun naik tipis 0,38%.
Di AS, pasar modal dibuka lebih tinggi. Indeks Dow Jones Industrial Average berjangka menunjuk kenaikan 0,29%, S & P 500 futures mengisyaratkan kenaikan 0,26%, sementara indeks Nasdaq 100 futures menunjukkan peningkatan 0,36%.










0 komentar:
Post a Comment