English French German Spain Italian Dutch Russian Portuguese Japanese Korean Arabic Chinese Simplified

Thursday, July 25, 2013

Dolar Perkasa, Picu Spekulasi Tapering The Fed


New York - Dolar naik ke level tertingginya terhadap yen pada hari Rabu setelah data resmi menunjukkan bahwa penjualan rumah baru AS melonjak ke tertinggi lima tahun di bulan Juni, meningkatkan prospek untuk pemulihan ekonomi.
Departemen Perdagangan mengatakan penjualan rumah baru AS melonjak 8,3% ke tingkat tahunan yang disesuaikan secara musiman, sebanyak 497.000 unit, level tertinggi sejak Mei 2008.
Analis memperkirakan penjualan rumah baru hanya naik 1,8% ke tingkat tahunan 482.000.
Data ini kembali mendorong ekspektasi bahwa Federal Reserve akan mulai menjadwalkan kembali akhir program pembelian obligasi pada akhir tahun ini setelah Ketua Fed Ben Bernanke mengatakan pekan lalu bahwa langkah pembelian obligasi bank akan tergantung pada data ekonomi.

Harga Emas dan minyak mentah turun cukup tajam atas penguatan dolar. Terpantau harga emas saat ini baru saja menyentuh level terendah harian di $1.315.00 per troy ounce sementara minyak berada pada level $105.05 per barrel.

Dolar menguat terhadap yen pada sesi pagi perdagangan AS, dengan USD / JPY menguat 0,72% menjadi 100,16, setelah menyentuh level tertinggi di 100.44 sesaat setelah data dirilis.
Data yang dirilis sebelumnya pada Rabu pagi menunjukkan bahwa Jepang mencatat defisit perdagangan JPY180.8 miliar pada bulan Juli atas pelemahan yen mendorong biaya impor yang lebih tinggi. Impor naik 11,8% dari tahun sebelumnya, sementara ekspor naik 7,8% pada basis tahun-ke tahun.
Dolar stabil di hampir lima-minggu terendah terhadap euro, dengan EUR / USD yang naik tipis 0,06% menjadi 1,3231.
Euro menguat setelah data menunjukkan bahwa indeks manajer pembelian zona euro komposit 'naik menjadi 50,4 pada bulan berjalan dari 48,7 pada bulan Juni, atas data kuat dari Jerman dan Perancis.
Data memicu optimisme bahwa ekonomi blok itu dapat pulih dari resesi pada kuartal ketiga.
PMI manufaktur Jerman naik menjadi 50,3 dari bulan Juni di 48,6, dan PMI sektor jasa juga naik menjadi 52,5, dari 50,4.
PMI manufaktur Perancis meningkat ke tertinggi 17-bulan di 49,8 dari 48,4 pada bulan Juni, sementara PMI jasa Perancis meningkat menjadi 48,2 dari 47,2 bulan lalu.
Di tempat lain, dolar juga bergerak lebih tinggi terhadap pound dan franc Swiss, dengan GBP / USD tergelincir 0,09% menjadi 1,5356 dan USD / CHF merayap naik 0,07% menjadi 0,9353.
Greenback juga menguat terhadap rivalnya di Australia, Selandia Baru dan Kanada, dengan AUD / USD turun 0,97% menjadi 0,9205, NZD / USD turun 0,40% menjadi 0,7965 dan USD / CAD turun 0,01% menjadi 1,0286.
Aussie dan kiwi dilanda kekhawatiran atas perlambatan ekonomi terbesar kedua di dunia setelah sebuah laporan Rabu menunjukkan bahwa aktivitas manufaktur China merosot ke level terendah 11-bulan pada bulan Juli.
Indeks dolar, yang mengamati kinerja greenback versus sekeranjang enam mata uang utama lainnya, naik 0,12% menjadi 82,17.
(Mario Prabowo)
Sumber: Investing.com


0 komentar:

Post a Comment

 
Back to Top