
Emas berjangka diperdagangkan sedikit lebih tinggi pada perdagangan siang sesi Asia Kamis 25/7, setelah turun lebih dari 1% pada hari sebelumnya karena penguatan dolar atas data penjualan rumah baru AS yang menembus angka tertingi dlam 5 tahun terakhir, sehingga memicu spekulasi kembali tentang akhir program pembelian obligasi oleh Federal Reserve yang dikenal dengan nama pleonggaran kuantitatif (QE3).
Emas untuk pengiriman Agustus saat ini berada pada level $1.321.25, menguat 0.2% dari level pembukaan pagi di $1.318.20 per ounce dalam perdagangan elektronik di divisi Comex New York Mercantile Exchange.
Penurunan yang terjadi tadi malam sebagai dampak atas data yang dirilis diatas estimasi dalam aktivitas manufaktur AS bulan Juli dan penjualan rumah baru AS dibulan Juni, menyoroti pandangan bahwa The Fed akan mengurangi aliran stimulus moneter untuk perekonomian jika data ekonomi terus membaik sesuai dengan proyeksi. Seperti diketahui bahwa Stimulus moneter oleh Fed dan bank sentral dunia lainnya telah membantu mendorong harga emas lebih tinggi dalam beberapa tahun terakhir.










0 komentar:
Post a Comment