English French German Spain Italian Dutch Russian Portuguese Japanese Korean Arabic Chinese Simplified

Thursday, November 13, 2014

Tembaga Naik Tipis, Emas Stabil, Fokus Terhadap Perkembangan Di Ukraina

komoditi, gold update, highlight, latest news
KONTAK PERKASA (13/11) - Tembaga berjangka sedikit menguat, setelah data menunjukkan bahwa output pabrik China tumbuh kurang dari yang diperkirakan pada bulan Oktober, menambah tekanan pada para pembuat kebijakan untuk menerapkan langkah-langkah stimulus berbasis luas.

Pada divisi Comex New York Mercantile Exchange, tembaga untuk pengiriman Desember naik 0,7 sen, atau 0,22% diperdagangkan pada $ 3,032 per pon di pasar Eropa.

Sehari sebelumnya, harga tembaga turun 0,8 sen, atau 0,26%, untuk menetap di $ 3,025 per pon.

Tembaga kemungkinan akan mencari support di $ 2,990 dan resistance pada $ 3,051.

Data yang dirilis sebelumnya menunjukkan bahwa produksi industri di China naik pada tingkat tahunan sebesar 7,7% pada bulan Oktober, di bawah perkiraan untuk tumbuh sebesar 8,0% dan kenaikan terkecil kedua sejak 2009.

Investasi aset tetap, yang mencatat kegiatan konstruksi, naik 15,9% pada periode Januari-Oktober, laju paling lambat sejak tahun 2001.

Hasil laporan yang lemah dari yang diperkirakan membangun kekhawatiran tentang ekonomi China dan memicu spekulasi pembuat kebijakan di Beijing akan menerapkan stimulus baru untuk memenuhi target pertumbuhan pemerintah sebesar 7,5%.

Negara China merupakan konsumen tembaga terbesar di dunia.

Sementara emas berjangka untuk pengiriman Desember diperdagangkan pada $ 1,159.07 per troy ounce, setelah mencapai terendah di $ 1,153.75 dan tertinggi pada $ 1,168.10 per troy ounce.

Perak berjangka untuk pengiriman Desember naik tipis 1,4 sen, atau 0,09% diperdagangkan pada $ 15,54 per ounce.

Pelaku pasar menunggu data klaim pengangguran awal AS, serta laporan penjualan ritel untuk indikasi lebih lanjut tentang kekuatan pemulihan.

Para pelaku pasar juga berhati-hati memantau situasi di Ukraina yang bersiap memindahkan pasukan di timur negara itu dipicu oleh kekhawatiran bahwa separatis pro-Rusia akan melancarkan serangan baru.

Harga emas Comex telah berada di bawah tekanan jual yang berat dalam beberapa pekan terakhir di tengah spekulasi Federal Reserve akan segera menaikkan suku bunga untuk pertama kalinya dalam delapan tahun setelah mengakhiri program pembelian obligasi bulanan pada bulan lalu.

Harga emas kemungkinan akan bergerak menuju support di $ 1,150.81 per troy ounce. Pecahnya area tersebut akan membawa harga emas bergerak ke bawah menuju support $ 1,134.11 per troy ounce. Sebaliknya waspadai jika harga emas tertahan kuat di area $ 1,160.21 per troy ounce dan muncul sinyal bullish di sekitar area tersebut membuka potensi harga akan bergerak ke atas menuju resistance $ 1,167.51 per troy ounce. Pecahnya area tersebut akan membawa emas bergerak ke atas menuju resistance berikutnya di $ 1,184.21.

0 komentar:

Post a Comment

 
Back to Top