KONTAK PERKASA (08/07) - Harga emas masih sedikit tertahan di Asia karena pelaku pasar menunggu rilis risalah pertemuan The Fed pada hari Rabu.
Di Comex New York Mercantile Exchange, emas berjangka untuk pengiriman Agustus diperdagangkan pada $ 1,318.70 per troy ounce, naik 0,13%, setelah mencapai level terendah semalam di $ 1,312.50 dan tertinggi di $ 1,321.70.
Semalam, harga emas terus merosot setelah Departemen Tenaga Kerja melaporkan pekan lalu bahwa non-farm payrolls naik 288.000 pada bulan Juni, dengan mudah melampaui ekspektasi untuk kenaikan sebesar 212.000.
Dolar menguat dengan memicu ekspektasi Federal Reserve untuk segera menaikkan suku bunga.
Namun, dalam perdagangan Senin setelah liburan akhir pekan di AS, aksi profit taking sedikit melemahkan dolar, meskipun harga emas tetap di wilayah negatif di tengah ketidakpastian kapan The Fed akan mulai menaikkan suku bunga.
Banyak investor keluar pasar sambil menunggu rilis risalah dari pertemuan kebijakan Juni Federal Reserve, yang dapat menjadi petunjuk mengenai arah kebijakan moneter.
Goldman Sachs mengatakan, pihaknya memperkirakan Fed akan menaikkan suku bunga pada kuartal ketiga 2015 dibandingkan dengan kuartal pertama 2016 yang di prediksi sebelumnya, meskipun ketidakpastian menjelang rilis dari risalah Fed pada hari Rabu mengarahkan investor menjauh dari logam kuning.
Harga emas kemungkinan akan bergerak menuju support di $ 1,313.13 per troy ounce. Pecahnya area tersebut akan membawa harga emas bergerak ke bawah menuju support $ 1,304.89 per troy ounce. Sebaliknya waspadai jika harga emas menguat terhadap dolar dan harga emas tertahan kuat di area $ 1,317.74 per troy ounce dan muncul sinyal bullish di sekitar area tersebut membuka potensi harga akan bergerak ke atas menuju resistance $ 1,321.37 per troy ounce. Pecahnya area tersebut akan membawa emas bergerak ke atas menuju resistance berikutnya di $ 1,329.61.
Perak untuk pengiriman September naik 0,11% pada $ 21,038 per troy ounce. Tembaga berjangka untuk pengiriman September turun 0,18% pada $ 3,253 per pon.











0 komentar:
Post a Comment