
Hong Kong (7/10) Kontak Perkasa News - Hang Seng terpuruk setelah berlarutnya negosiasi utang AS membuat investor cemas dengan keberlanjutan momentum pemulihan ekonomi AS. Belum ada kemajuan positif dari proses negosiasi dan ini membuat investor khawatir menghadapi resiko gagal bayar AS menjelang dateline 17 Oktober mendatang. AS kini memasuki hari keenam "partial government shutdown" dan belum ada indikasi kapan aktivitas pemerintahan Obama dapat kembali normal. Hang Seng futures kini diperdagangkan 22915; menjauhi level tinggi harian 23151.
Juru bicara partai Republik di Kongress, John Boehner, menegaskan tidak akan menaikan plafon utang tanpa adanya negosiasi serius untuk menurunkan utang AS. Boehner bahkan utarakan AS sedang berada dalam jalur gagal bayar. Menteri Keuangan, John Kerry, mengatakan jika shutdown berlangsung terus maka investor akan mempertanyakan kemampuan AS. Reuters melaporkan bahwa partial government shutdown mungkin dapat berlanjut satu minggu lagi. AS hanya memiliki waktu kurang dari 2 minggu untuk menaikan plafon utang yang kini mencapai $16,7 triliun.
Sumber: www.monexnews.com










0 komentar:
Post a Comment