KONTAK PERKASA (07/10) - Mayoritas saham yang diperdagangkan di bursa Asia bergerak negatif pagi ini . Salah satu sentimen yang masih memberatkan langkah bursa Asia adalah kebuntuan pembahasan mengenai kenaikan batas atas plafon AS dan penutupan pemerintah AS.
"Situasi di AS masih belum normal. Adanya ketidakpastian mempersulit posisi investor yang bermain pada aset-aset berisiko. Jika AS default dan gagal membayar utang-utangnya meski hanya beberapa hari, pasar akan guncang," jelas Masaru Hamasaki, senior strategist Sumitomo Mitsui Asset Management Co.
Pergerakan sejumlah saham turut mempengaruhi bursa Asia. Beberapa di antaranya yakni: Tokyo Electric Power Co yang turun 8,6%, Innolux Corp turun 4,6%, dan LG Uplus Corp naik 3,6%.
Indeks MSCI Asia Pacific turun 0,2% menjadi 138,85. Sepanjang pekan lalu, penurunan bursa Asia mencapai 1,2%.










0 komentar:
Post a Comment