English French German Spain Italian Dutch Russian Portuguese Japanese Korean Arabic Chinese Simplified

Tuesday, September 3, 2013

Saham Asia Melonjak Setelah Rilis Data, Nikkei Naik 2,79%

suriah, yen, pilkada jatim, senjata kimia
KPF JAKARTA (03/09) - Sebagian besar saham Asia menguat hari Selasa setelah serangkaian titik data regional yang memberikan pedagang alasan untuk memilih aset beresiko.

Dalam perdagangan Asia, Nikkei 225 Jepang naik 2,79 setelah Bank of Japan mengatakan bahwa basis moneter Jepang naik menjadi 42 % pada bulan Agustus dari 38 % pada bulan Juli. Analis memperkirakan kenaikan menjadi 41,3 % bulan lalu.

Dalam laporan terpisah, Departemen Kesehatan, Perburuhan dan Kesejahteraan mengatakan bahwa pendapatan kas rata-rata Jepang naik 0,4 % pada kuartal kedua menyusul kenaikan kuartal pertama sebesar 0,6 %. Pada kuartal pertama direvisi dari kenaikan sebesar 0,1 %. Para ekonom memperkirakan kenaikan kuartal kedua sebesar 0,8%.

Di sisi lain, bahwa belanja modal tidak berubah pada kuartal kedua, dibandingkan dengan ekspektasi untuk penurunan 2 %, setelah penurunan 3,9 % dalam tiga bulan sampai Maret.

Hong Kong Hang Seng naik 1,08 % sedangkan Shanghai Composite menambahkan 0,78 %. Biro Statistik Nasional mengatakan indeks manajer pembelian resmi (PMI ) untuk sektor non-manufaktur jatuh ke 53,9 bulan lalu dari 54,3 pada bulan Juli. Angka diatas 50 mengindikasikan adanya pertumbuhan.

Dalam laporan terpisah, Departemen Sensus dan Statistik Hong Kong mengatakan penjualan ritel turun 9,5 % pada bulan lalu setelah meningkat 14,7 % pada bulan Juli. Analis memperkirakan penurunan Agustus 14 %.

S & P / ASX 200 Index naik 0,2 % setelah Biro Statistik Australia mengatakan bahwa penjualan ritel Australia naik 0,1 % bulan lalu setelah tetap datar pada bulan Juli. Analis memperkirakan kenaikan Agustus sebesar 0,4%.

Dalam laporan terpisah, Biro Statistik mengatakan bahwa neraca transaksi berjalan Australia jatuh ke defisit AUD9.4 miliar pada akhir kuartal kedua dari defisit AUD8.7 miliar. Pada kuartal pertama angka direvisi turun dari AUD8.5 miliar. Analis memperkirakan defisit kuartal kedua AUD8.7 miliar.

Reserve Bank of Australia akan rapat pada hari ini dengan sebagian besar pedagang mengharapkan bank sentral akan meninggalkan suku stabil setelah RBA menurunkan suku bunga acuan ke rekor rendah 2,5 % bulan lalu.

Selandia Baru NZSE 50 naik 0,18 % sedangkan Korea Selatan Kospi naik 0,52 %. Straits Times Index Singapura flat . S & P 500 berjangka melonjak 0,96 %.

0 komentar:

Post a Comment

 
Back to Top