Kontak Perkasa (12/9), Singapura - Bursa saham Asia bergerak volatile pada perdagangan saham Kamis (12/9/2013) seiring pesanan mesin Jepang tidak seperti yang diharapkan.
Selain itu, investor juga menunggu pertemuan the Federal Reserve pada pekan depan. Indeks saham MSCI Asia Pacific pun melemah 0,1% ke level 137,55 pada pukul 11.01 wakto Tokyo. Indeks saham Topix Jepang melemah 0,6%. Indeks saham Shanghai melemah 0,4%.
Selain itu, indeks saham Taiwan menguat 0,1%. Indeks saham Hong Kong Hang Seng menguat 0,3% dan indeks saham Singapura Strait Times naik 0,6%. Indeks saham Australia naik tipis kurang dari 0,1%. Sementara itu, indeks saham Selandia Baru NZX 50 sedikit berubah.
"Kita sedang menunggu pertemuan FOMC pada pekan depan. Sementara itu, situasi di Suriah lebih tenang dan China kelihatan melambat," tutur Mitsushige Akino, Chief Fund Manager Ichiyoshi Asset Management Co, seperti dikutip dari Bloomberg, Kamis pekan ini.
The Federal Reserve menyatakan akan mengurangi stimulusnya secara bertahap. Hal itu dilakukan bila ada pemulihan di Amerika Serikat. Bank sentral Amerika Serikat akan memutuskan pembelian obligasi sekitar US$85 miliar per bulan. Pengurangan program stimulus itu diputuskan pada pertemuan FOMC pada 17-18 September 2013.
Adapun saham yang melemah seperti saham Toyota Motor Corp melemah 1,1%. Saham Qantas Airways Ltd menguat 1,8%.
Sumber: http://pasarmodal.inilah.com
Tweets by @Marioprabowo











0 komentar:
Post a Comment