English French German Spain Italian Dutch Russian Portuguese Japanese Korean Arabic Chinese Simplified

Wednesday, July 10, 2013

Market News

KPF JAKARTA (10/07) - Emas menguat pada awal perdagangan sesi Asia hari Rabu setelah menunjukkan kinerja yang cukup baik pada perdagangan di AS hari Selasa.

Emas berjangka di divisi Comex New York Mercantile Exchange, untuk pengiriman Agustus naik tipis 0,06% menjadi USD1, 246,55 per troy ounce di perdagangan Asia Rabu, setelah ditutup naik 0,70% pada USD1, 243,55 per troy ounce pada perdagangan AS pada Selasa.

Emas kemungkinan besar akan mencari support di $ 1,214.55/toz dan resistance di $ 1,266.55/toz.

Emas mendapat tumpangan pada hari Selasa dari data inflasi China, yang menunjukkan bahwa harga konsumen naik 2,7% pada Juni dari tahun sebelumnya, di atas ekspektasi untuk kenaikan 2,5% dan percepatan dari tingkat 2,1% kenaikan pada bulan Mei.

Emas adalah lindung nilai inflasi tradisional dan dengan inflasi terkontrol di AS, emas dapat mencari tanda-tanda bahwa inflasi meningkat di bagian lain dunia. Status China sebagai salah satu konsumen emas terbesar di dunia bisa memberikan beberapa pedagang dorongan untuk menawar emas lebih tinggi dalam jangka pendek.

Pada hari Rabu, Federal Reserve akan merilis risalah pertemuan kebijakan moneter Juni, yang investor harapkan dapat memberikan petunjuk yang lebih dalam mengenai langkah-langkah stimulus yang telah mengirim harga emas melonjak dalam beberapa tahun terakhir.

Di tempat lain, Comex perak untuk pengiriman September naik 0,52% menjadi USD19.237 per ounce sementara tembaga untuk pengiriman September naik tipis 0,05% menjadi USD3.069.


0 komentar:

Post a Comment

 
Back to Top