English French German Spain Italian Dutch Russian Portuguese Japanese Korean Arabic Chinese Simplified

Monday, December 1, 2014

Tembaga Jatuh Ditengah Kekhawatiran Melambatnya Ekonomi China

komoditi, gold update, highlight, latest news
KONTAK PERKASA (01/12) - Tembaga berjangka jatuh ke level terendah lebih dari empat tahun setelah pelaku pasar menganalisa laporan aktivitas pabrik pada bulan November di China, yang menunjukkan terjadinya perlambatan pada negara dengan ekonomi terbesar kedua di dunia.

Pada divisi Comex New York Mercantile Exchange, tembaga untuk pengiriman Maret turun sebanyak 2,3% menyentuh level terendah harian di $ 2,779 per pon, level terendah sejak Juni 2010, sebelum pulih dan terakhir diperdagangkan pada $ 2,839 per pon, turun 0,6 sen, atau 0,21%.

Harga tembaga kehilangan 11,2 sen, atau 3,79%, pada hari Jumat untuk menetap di $ 2,844 per pon.

Tembaga kemungkinan akan mencari support di $ 2,770 per pon dan resistance pada $ 2,970 per pon.

Data resmi yang dirilis Senin menunjukkan bahwa PMI manufaktur China merosot ke level terendah delapan bulan pada pembacaan 50,3 bulan ini, di bawah ekspektasi untuk pembacaan 50,5 dan turun dari 50,8 pada bulan Oktober.

Pembacaan akhir PMI manufaktur HSBC China mencapai titik terendah enam bulan di 50,0 pada bulan November, tidak berubah dari perkiraan awal dan turun dari 50,4 bulan sebelumnya.

Harga tembaga memantul dari posisi terendah karena dolar AS melemah terhadap mata uang utama, karena para pedagang mengunci keuntungan dari reli dolar.

Emas berjangka untuk pengiriman Februari merosot $ 1,30, atau 0,11%, diperdagangkan pada $ 1,174.20 per troy ounce, sementara perak berjangka untuk pengiriman Maret menguat 34,1 sen, atau 2,2% diperdagangkan pada $ 15,89 per ounce.

Emas berjangka jatuh sebanyak 2,3% setelah pemilih Swiss memilih menentang proposal yang dibutuhkan bank sentral Swiss untuk meningkatkan cadangan emasnya.

Inisiatif ”Save Our Swiss Gold" ditolak oleh 77% pemilih dalam referendum yang diadakan pada hari Minggu. Proposal yang dibutuhkan Swiss National Bank untuk menahan setidaknya 20% dari asetnya di logam mulia, naik dari sekitar 8% saat ini.

Seandainya disetujui, maka Swiss akan melakukan pembelian minimal 1.500 metrik ton emas selama lima tahun.

Harga emas kemungkinan akan bergerak menuju support di $ 1,149.85 per troy ounce. Pecahnya area tersebut akan membawa harga emas bergerak ke bawah menuju support $ 1,125.07 per troy ounce. Sebaliknya waspadai jika harga emas tertahan kuat di area $ 1,173.56 per troy ounce dan muncul sinyal bullish di sekitar area tersebut membuka potensi harga akan bergerak ke atas menuju resistance $ 1,187.12 per troy ounce. Pecahnya area tersebut akan membawa emas bergerak ke atas menuju resistance berikutnya di $ 1,198.34.

Sementara itu, minyak WTI dan Brent memperpanjang kerugian tajam dari sesi sebelumnya pada hari Senin, mencapai level terendah sejak 2009 karena investor melakukan aksi jual guna mengantisipasi harga yang lebih rendah dalam menanggapi keputusan OPEC untuk mempertahankan produksi pekan lalu.

Institute of Supply Management akan merilis data pada aktivitas manufaktur.

0 komentar:

Post a Comment

 
Back to Top