KONTAK PERKASA (15/12) - Saham Eropa sedikit menguat pada hari Senin, karena pasar pulih dari minggu sebelumnya sebagian besar terseret penurunan harga minyak.
Selama perdagangan pagi di Eropa, EURO STOXX 50 naik 0,19%, CAC 40 Prancis naik 0,28%, sementara DAX 30 Jerman naik tipis 0,13%.
Ekuitas global anjlok pada pekan lalu di tengah kekhawatiran atas dampak ekonomi dari jatuhnya harga minyak dan dampaknya terhadap perusahaan-perusahaan energi.
Pasar juga gelisah menjelang pertemuan kebijakan Federal Reserve, meningkatnya spekulasi pada prospek kenaikan suku bunga AS tahun depan memicu ekspektasi bahwa bank sentral AS akan menyesuaikan pedoman kebijakannya.
Saham keuangan mixed, seperti BNP Paribas turun 0,40% dan Societe Generale naik tipis 0,04%, Deutsche Bank dan Commerzbank turun 0,12% dan 1,31%, Unicredit turun 0,12% dan Intesa Sanpaolo naik 0,29%, sementara BBVA dan Banco Santander naik 0,31% dan 0,74%.
Saham Technip melonjak 7,50% setelah mengatakan pihaknya menunda rencana untuk membeli surveyor seismik Perancis CGG yang sahamnya terjun 27,69%.
Di London, indeks FTSE 100 naik tipis 0,20%, didorong oleh kenaikan tajam saham energi.
Saham Petrofac naik 2,10% dan BG Group melonjak 2,42%, sedangkan Tullow Oil Plc melonjak 3,43%.
Saham pertambangan juga menguat, seperti Glencore Xstrata Plc naik tipis 0,06% dan Rio Tinto menguat 0,13%, sedangkan Fresnillo Plc naik 0,20% dan Bhp Billiton naik 0,33%.
BT Group naik 0,58% setelah negosiasi untuk mengakuisisi salah satu dari dua operator nirkabel terbesar di Inggris memperoleh momentum pada akhir pekan, dengan pemilik O2 dan EE guna mencapai mencapai kesepakatan.
Sementara itu, saham keuangan melemah. Saham Lloyds Banking turun 0,03% dan Royal Bank of Scotland melemah 0,03%, sementara HSBC Holdings turun 0,32% dan Barclays turun 0,68%.
AS akan merilis laporan tentang aktivitas manufaktur di wilayah New York dan produksi industri.










0 komentar:
Post a Comment