KONTAK PERKASA (01/12) - Saham Eropa sebagian besar menguat pada hari Senin, karena berkembangnya ekspektasi pada langkah-langkah pelonggaran tambahan oleh Bank Sentral Eropa terus mendukung.
Selama perdagangan pagi di Eropa, EURO STOXX 50 naik 0,19%, CAC 40 Prancis naik tipis 0,18%, sementara DAX 30 Jerman naik tipis 0,06%.
Ekuitas Eropa menguat setelah data pada hari Jumat menunjukkan bahwa inflasi tahunan zona euro melambat ke level terendah lima tahun sebesar 0,3% bulan lalu, turun dari 0,4% pada bulan Oktober.
Data yang lemah menambah tekanan pada ECB untuk meningkatkan langkah-langkah untuk memacu pertumbuhan dan mencegah ancaman deflasi menjelang pertemuan kebijakan pada hari Kamis.
Sebelumnya Senin, kelompok riset Markit mengatakan bahwa PMI manufaktur Spanyol naik menjadi 54,7 bulan ini dari 52,6 pada bulan Oktober. Analis memperkirakan indeks naik menjadi 53,1 pada bulan November.
Saham keuangan mixed, BNP Paribas dan Societe Generale turun 0,78% dan 1,05%, Deutsche Bank dan Commerzbank turun 0,72% dan 0,62%, Unicredit turun 0,42% dan Intesa Sanpaolo naik 0,98%, sementara BBVA dan Banco Santander naik 0,72% 0,92%.
Saham Altice SA melonjak 5,08% di tengah laporan perusahaan telekomunikasi memasuki pembicaraan eksklusif untuk mengakuisisi Oi SA.
Saham Novartis turun 0,32% setelah regulator obat Italia mengatakan tengah menyelidiki kematian orang-orang yang menggunakan vaksin influenza Fluad.
Di London, indeks FTSE 100 melemah 0,78%, terbebani oleh kerugian di saham energi setelah Organisasi Negara Pengekspor Minyak memutuskan untuk mempertahankan target produksi tidak berubah, menyebabkan harga minyak melemah tajam.
Saham raksasa minyak dan gas Tullow Oil anjlok 7,52% dan BG Group anjlok 3.14%, sedangkan BP anjlok 1,86%.
Saham pertambangan juga melemah, seperti Rio Tinto turun 1,52% dan Glencore Xstrata anjlok 2,64%, sedangkan Fresnillo turun 2,53% dan Bhp Billiton anjlok 3,86%.
Di sektor keuangan, saham berada di sisi negatif. Saham Lloyds Banking turun 0,25% dan Barclays turun 0,80%, sedangkan Royal Bank of Scotland dan HSBC Holdings turun 0,86% dan 1,03%.
Sementara itu, saham Vodafone Group anjlok 2,53% menyusul laporan yang mengatakan tengah mempertimbangkan kerjasama dengan John Malone Liberty global Plc.
Institute of Supply Management akan merilis data pada aktivitas manufaktur AS.










0 komentar:
Post a Comment