KONTAK PERKASA (17/11) - Pasar saham Jepang melemah, karena investor bereaksi terhadap kontraksi ekonomi pada periode Juli-September pada kedua triwulanan dan basis tahunan.
Indeks Nikkei turun 2,2%, dan indeks Topix turun 0,7%, setelah laporan PDB tahunan menunjukkan terjadinya kontraksi kedua berturut-turut, menempatkan Jepang dalam resesi teknis.
Saham real-estate dan konstruksi melemah, seperti Mitsubishi Estate Co turun 1,3%, Sumitomo Realty & Development Co turun 1,5% dan Kajima Corp turun 1,5%, dan Sekisui House Ltd turun 1,2% dan Obayashi Corp turun 1,2%. Yen Jepang turun tajam setelah rilis data, dengan dolar naik menjadi ¥ 117 sebelum turun ke ¥ 116,43.
Namun yen gagal untuk membatasi kerugian pada beberapa saham eksportir, seperti Sony Corp turun 0,4%, Sharp Corp turun 0,3%, Mazda Motor Corp naik 0,2%, dan Fujitsu Ltd flat. Sementara, Mitsubishi UFJ Financial Group Inc reli 3,5% setelah laporan pendapatan yang dirilis Jumat, menunjukkan kenaikan 9% laba bersih April-September. Saham Sumitomo Mitsui Financial Group Inc naik 0,5%, Mizuho Financial Group Inc anjlok 1,1%.











0 komentar:
Post a Comment