KONTAK PERKASA (18/11) - Harga emas stabil di pasar Asia pada hari Selasa teknikal rebound dengan bervariasinya sentimen, meski didukung oleh melemahnya yen.
Pada divisi Comex New York Mercantile Exchange, emas berjangka untuk pengiriman Desember diperdagangkan pada $ 1,184.00 per troy ounce, naik 0,04%, setelah mencapai terendah semalam di $ 1,181.10 dan tertinggi pada $ 1,193.60.
Semalam, harga emas menghapus keuntungan pada hari Senin, setelah reli short-covering yang mendorong emas ke tertinggi dua minggu pada awal sesi kehilangan momentum.
Short covering memudar pada awal sesi dan memangkas keuntungan emas, terutama pada berita Jepang jatuh ke dalam resesi.
Data resmi yang dirilis sebelumnya menunjukkan bahwa produk domestik bruto Jepang mengalami kontraksi tahunan sebesar 1,6% pada kuartal ketiga menyusul penurunan 7,3% pada kuartal sebelumnya, yang menempatkan negara dalam resesi.
Para ekonom memperkirakan tingkat pertumbuhan 2,3%.
Secara terpisah, Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe diperkirakan akan menunda kenaikan pajak penjualan yang direncanakan mulai berlaku tahun depan setelah kenaikan pajak penjualan pada bulan April tahun ini yang menjadi hambatan pada pertumbuhan.
Perdana menteri juga diperkirakan akan mengadakan pemilu sela pada bulan depan.
Berita resesi Jepang mengimbangi indikator ekonomi AS.
The Federal Reserve melaporkan sebelumnya bahwa produksi industri kontraksi 0,1% pada bulan Oktober, meleset dari ekspektasi untuk naik 0,3%.
Produksi industri untuk September direvisi turun menjadi 0,8% dari kenaikan dilaporkan sebelumnya sebesar 1,0%.
Laporan menunjukkan bahwa tingkat pemanfaatan kapasitas, ukuran seberapa banyak perusahaan menggunakan sumber daya, merosot ke 78,9% pada Oktober dari 79,2% pada bulan September, di bawah ekspektasi untuk pembacaan 79,3%.
Dalam laporan terpisah, Federal Reserve Bank of New York mengatakan bahwa indeks umum kondisi bisnis meningkat menjadi 10,2 bulan ini dari 6,2 pada bulan Oktober. Para analis telah memperkirakan indeks untuk naik ke 11,1 pada bulan November, meskipun pembacaan di atas 0,0 menunjukkan kondisi membaik, yang memberikan dukungan dolar.
Indeks pesanan baru naik sebelas poin menjadi 9,1, dan indeks pengiriman naik sebelas poin menjadi 11,8.
Indeks untuk jumlah karyawan turun tipis 8,5 tetapi tetap positif, menunjukkan bahwa tingkat pekerjaan tumbuh, yang juga mendukung greenback.
Indeks untuk prospek enam bulan umumnya lebih tinggi bulan ini dan menggambarkan menguatnya optimisme tentang kondisi bisnis masa depan.
Indeks Empire State menarik perhatian para pelaku pasar terutama karena dilihat sebagai proyeksi awal dari lembaga survei Institute for Supply Management.
Harga emas kemungkinan akan bergerak menuju support di $ 1,181.64 per troy ounce. Pecahnya area tersebut akan membawa harga emas bergerak ke bawah menuju support $ 1,174.83 per troy ounce. Sebaliknya waspadai jika harga emas tertahan kuat di area $ 1,184.77 per troy ounce dan muncul sinyal bullish di sekitar area tersebut membuka potensi harga akan bergerak ke atas menuju resistance $ 1,188.45 per troy ounce. Pecahnya area tersebut akan membawa emas bergerak ke atas menuju resistance berikutnya di $ 1,195.26.
Perak berjangka untuk pengiriman Desember naik 0,19% pada $ 16,087 per troy ounce. Tembaga berjangka untuk pengiriman Desember naik 0,03% pada $ 3,038 per pon.











0 komentar:
Post a Comment