KONTAK PERKASA (11/11) - Harga emas di pasar Asia pada hari Selasa mendekati level 4 tahun terendah memicu spekulasi pembelian secara fisik meski permintaan investasi memudar. Sementara perak juga menguat.
Pada divisi Comex New York Mercantile Exchange, emas berjangka untuk pengiriman Desember diperdagangkan pada $ 1,152.60 per troy ounce, setelah mencapai level terendah semalam di $ 1,152.50 dan tertinggi pada $ 1,177.40.
Semalam, emas turun setelah investor mencerna laporan pekerjaan bulan Oktober yang lemah pada hari Jumat tidak cukup meyakinkan Federal Reserve untuk mempertahankan kebijakan longgar lebih lama guna memastikan pemulihan.
Departemen Tenaga Kerja melaporkan bahwa ekonomi AS menambahkan 214.000 pekerjaan pada bulan Oktober, jauh di bawah perkiraan untuk menambahkan 231.000 pekerjaan.
Tingkat pengangguran AS semakin berkurang ke level terendah enam tahun di 5,8% dari 5,9% pada bulan September.
Harga emas kemungkinan akan bergerak menuju support di $ 1,150.71 per troy ounce. Pecahnya area tersebut akan membawa harga emas bergerak ke bawah menuju support $ 1,142.41 per troy ounce. Sebaliknya waspadai jika harga emas tertahan kuat di area $ 1,154.51 per troy ounce dan muncul sinyal bullish di sekitar area tersebut membuka potensi harga akan bergerak ke atas menuju resistance $ 1,159.01 per troy ounce. Pecahnya area tersebut akan membawa emas bergerak ke atas menuju resistance berikutnya di $ 1,167.31.
Perak berjangka untuk pengiriman Desember naik 0,33% pada $ 15,618 per troy ounce. Tembaga berjangka untuk pengiriman Desember turun 0,02% pada $ 3,016 per pon.











0 komentar:
Post a Comment