English French German Spain Italian Dutch Russian Portuguese Japanese Korean Arabic Chinese Simplified

Monday, November 10, 2014

Emas Flat Meski Dolar Tertekan Data Pekerjaan

komoditi, gold update, highlight, latest news
KONTAK PERKASA (10/11) - Harga emas ditransaksikan flat pada hari Senin, meski dolar sedikit melemah setelah data pada hari Jumat menunjukkan bahwa meskipun pertumbuhan lapangan kerja meningkat, namun perekonomian AS menambahkan pekerjaan lebih sedikit dari yang diperkirakan pada bulan lalu.

Pada divisi Comex New York Mercantile Exchange, emas berjangka untuk pengiriman Desember diperdagangkan pada $ 1,171.90 per troy ounce di pasar Eropa.

Harga emas kemungkinan akan bergerak menuju support di $ 1,166.77 per troy ounce. Pecahnya area tersebut akan membawa harga emas bergerak ke bawah menuju support $ 1,156.76 per troy ounce. Sebaliknya waspadai jika harga emas tertahan kuat di area $ 1,172.44 per troy ounce dan muncul sinyal bullish di sekitar area tersebut membuka potensi harga akan bergerak ke atas menuju resistance $ 1,176.78 per troy ounce. Pecahnya area tersebut akan membawa emas bergerak ke atas menuju resistance berikutnya di $ 1,186.79.

Pada hari Jumat, harga emas turun ke $ 1,130.40 per ounce, level terendah sejak bulan April 2010, sebelum reli untuk menetap di $ 1,169.80, 2,38%, atau $ 27,20.

Indeks dolar AS yang mencatat pergerakan nilai tukar dolar terhadap enam mata uang utama, turun 0,17% pada 87,51.

Harga emas sering bergerak terbalik terhadap dolar AS, karena emas menjadi lebih murah untuk pembeli yang menggunakan mata uang lainnya.

Departemen Tenaga Kerja mengatakan Jumat bahwa perekonomian AS menciptakan 214.000 pekerjaan pada bulan Oktober, jauh dibawah perkiraan untuk tumbuh sebanyak 231.000 pekerjaan.

Tingkat pengangguran semakin berkurang ke level terendah enam tahun di 5,8% dari 5,9% pada bulan September, menunjukkan ekonomi tetap pada jalur penguatan.

Data mendorong investor untuk menjual greenback untuk mengunci keuntungan setelah reli baru-baru ini, tetapi tidak mengubah ekspektasi bahwa Federal Reserve akan segera menaikkan suku bunga.

The Fed baru-baru ini mengakhiri program pembelian obligasi bulanan dan diperkirakan akan menaikkan suku bunga pada tahun 2015, meskipun penetapan waktu kenaikan biaya pinjaman tetap tergantung data ekonomi AS.

Perak berjangka untuk pengiriman Desember turun 0,1 sen, atau 0,01%, diperdagangkan pada $ 15,71 per troy ounce. Harga jatuh ke $ 15,04 per ounce pada hari Jumat, level terlemah sejak Februari 2010.

Tembaga untuk pengiriman Desember naik tipis 0,5 sen, atau 0,17%, diperdagangkan pada $ 3,044 per pon.

Data perdagangan resmi yang dirilis akhir pekan lalu menunjukkan bahwa pesanan tembaga China naik 2,6% pada Oktober dari bulan sebelumnya menjadi 400.000 metrik ton, peningkatan bulanan kedua berturut-turut dan terbesar sejak April.

Surplus perdagangan China melebar ke $ 45,4 juta bulan lalu dari $ 31,0 miliar pada bulan September, dibandingkan dengan perkiraan untuk surplus sebesar $ 42,0 miliar.

Ekspor China naik 11,6% dari tahun sebelumnya pada bulan Oktober, melampaui ekspektasi untuk kenaikan 10,6%, sedangkan impor naik 4,6%, dibandingkan dengan perkiraan untuk kenaikan 5,5%.

Sementara itu, laporan pemerintah yang dirilis hari Senin menunjukkan bahwa inflasi China untuk Oktober masih mendekati level terendah lima tahun sebesar 1,6%, tidak berubah dari bulan September dan sesuai dengan perkiraan.

Indeks harga produsen turun lebih dari yang diperkirakan menjadi sebesar 2,2% pada Oktober dari tahun sebelumnya.

0 komentar:

Post a Comment

 
Back to Top