English French German Spain Italian Dutch Russian Portuguese Japanese Korean Arabic Chinese Simplified

Friday, November 14, 2014

Dolar Naik Tipis Terhadap Yen

forex, highlight, latest news
KONTAK PERKASA (14/11) - Dolar menguat tipis terhadap yen di Asia pada hari Jumat diperkirakan pada sesi tenang tanpa data dan setelah seminggu didominasi oleh fluktuatifnya yen serta pergerakan Aussie.

USD / JPY diperdagangkan di 115,81, naik 0,03%, sementara AUD / USD diperdagangkan pada 0,8713, naik 0,05%.

Semalam, dolar diperdagangkan mixed terhadap enam mata uang utama lainnya setelah data menunjukkan orang yang mengajukan bantuan pengangguran awal di AS lebih banyak dibandingkan perkiraan pelaku pasar, yang menahan laju reli dolar AS.

Departemen Tenaga Kerja melaporkan sebelumnya bahwa jumlah orang yang mengajukan tunjangan pengangguran awal dalam pekan yang berakhir 8 November naik 12.000 menjadi disesuaikan secara musiman 290.000 dari jumlah minggu sebelumnya d278.000.

Para analis telah memperkirakan klaim pengangguran naik sebesar 4.000, dan memberikan pelaku pasar alasan untuk menjual greenback untuk mengunci keuntungan.

Dolar telah melonjak dalam beberapa pekan terakhir karena pelaku pasar bersiap dengan kebijakan moneter AS yang kurang akomodatif, sementara Eropa dan Asia bergerak dalam arah yang berlawanan untuk memacu pemulihan ekonomi.

Bank Sentral Eropa September lalu menurunkan suku bunga dan mengumumkan langkah-langkah stimulus baru termasuk pembelian aset untuk mengarahkan ekonomi dari penurunan deflasi.

Di tempat lain di Eropa, data resmi menunjukkan bahwa tingkat inflasi Jerman naik 0,8% pada bulan Oktober dari tahun lalu dan turun 0,3% dari bulan sebelumnya, sesuai dengan perkiraan.

Sebuah laporan terpisah menunjukkan bahwa tingkat inflasi tahunan di Perancis, ekonomi terbesar kedua zona euro, naik 0,5% bulan lalu, naik dari 0,3% pada bulan September dan diatas perkiraan 0,4%.

Di Spanyol, data menunjukkan bahwa indeks harga konsumen turun 0,1% pada Oktober dari tahun sebelumnya, melanjutkan periode penurunan. Pada basis bulanan, harga konsumen naik 0,5% dari 0,2% pada bulan September.

Data keseluruhan memicu kekhawatiran atas tingkat inflasi yang terus melemah di kawasan euro. Bank Sentral Eropa menargetkan tingkat inflasi pada kisaran 2%, meskipun euro naik pada permintaan dari investor yang menjual greenback untuk mengunci keuntungan.

Indeks dolar AS yang mencatat pergerakan nilai tukar dolar terhadap enam mata uang utama lainnya, turun 0,01% pada 87,72.

Pada hari Jumat AS akan merilis data penjualan ritel dan indeks sentimen konsumen dari Thomson Reuters / University of Michigan.

0 komentar:

Post a Comment

 
Back to Top