English French German Spain Italian Dutch Russian Portuguese Japanese Korean Arabic Chinese Simplified

Monday, October 13, 2014

Prospek Mingguan Forex 13 - 17 Oktober 2014

breaking news, forex, highlight, latest news
KONTAK PERKASA (13/10) - Dolar menguat terhadap sebagian besar mata uang utama lainnya pada Jumat di tengah kekhawatiran atas pertumbuhan global, tetapi indeks dolar terhenti dari reli beruntun 12 minggu karena yen safe haven tradisional berakhir lebih menguat.

EUR / USD turun 0,48% ke 1,2628 akhir Jumat, sementara GBP / USD turun 0,26% ke 1,6074.

Sentimen pasar tertekan oleh kekhawatiran bahwa Jerman, ekonomi terbesar zona euro sedang terseret ke dalam resesi setelah data terbaru menunjukkan kelemahan tak terduga di bidang manufaktur dan ekspor.

Data yang dirilis pada hari Kamis menunjukkan bahwa ekspor Jerman turun 5,8% pada bulan Agustus, dan ini diikuti angka output industri yang lemah pada hari Selasa.

Awal pekan lalu, Dana Moneter Internasional memangkas proyeksi pertumbuhan global pada 2014 dan 2015 dan memperingatkan bahwa pertumbuhan global tidak pernah dapat mencapai tingkat pertumbuhan pra-krisis.

IMF merevisi turun perkiraan pertumbuhan untuk tiga ekonomi terbesar kawasan euro Jerman, Prancis dan Italia.

Penurunan tajam dalam penurunan harga komoditas juga memicu kekhawatiran bahwa ekonomi global sedang melambat. Harga minyak mentah Brent turun ke level terendah selama hampir empat tahun pada hari Jumat.

USD / JPY turun 0,17% ke 107,64 Jumat, dan berakhir dengan kerugian sebesar 1,97%.

Indeks US Dollar yang mencatat pergerakan nilai tukar dolar terhadap enam mata uang utama, pekan lalu berakhir turun 1% di 85.92. Mengakhiri reli 12 minggu yang telah naik lebih dari 8% sejak awal Juli.

Dolar melemah pada hari Rabu setelah risalah rapat Federal Reserve bulan September menunjukkan bahwa beberapa pejabat prihatin atas dampak dari dolar yang lebih kuat pada pertumbuhan global dan prospek inflasi AS.

"Beberapa pejabat menyatakan keprihatinan bahwa melemahnya terus-menerus pertumbuhan ekonomi dan inflasi di kawasan euro dapat menyebabkan penguatan lebih lanjut pada dolar dan memiliki efek buruk pada sektor eksternal AS," kata risalah.

AUD / USD turun 1,10% menjadi 0,8684 pada akhir perdagangan, setelah sempat mencapai level tertinggi dua minggu pada 0,8897 di sesi sebelumnya.

NZD / USD turun 0,64% diperdagangkan pada 0,7812, sedangkan USD / CAD melemah 0,14% ke 1,1198.

Pada minggu ini, investor akan menunggu data AS pada penjualan ritel dan produksi industri untuk indikasi terbaru pada kekuatan pemulihan ekonomi. Laporan ZEW hari Selasa mengenai sentimen ekonomi Jerman juga akan menjadi fokus utama.

0 komentar:

Post a Comment

 
Back to Top