KONTAK PERKASA (20/10) - Euro sedikit berubah terhadap dolar pada hari Senin dan menguat terhadap yen karena pasar keuangan tetap tenang setelah pekan lalu terjadi aksi jual.
EUR / USD naik tipis 0,05% menjadi 1,2766.
Data pada hari Jumat menunjukkan bahwa sentimen konsumen AS naik ke level tertinggi sejak Juli 2007 pada bulan ini dan laporan lain menunjukkan bahwa perumahan AS mulai naik lebih dari yang diharapkan pada bulan September.
Data memperkuat ekspektasi bahwa Federal Reserve akan menaikkan suku bunga pada semester kedua tahun 2015 dan menenangkan kegelisahan investor pada akhir minggu setelah terjadinya volatilitas perdagangan.
Dolar jatuh ke posisi terendah tiga minggu terhadap euro pertengahan minggu lalu dan melemah terhadap mata uang utama lainnya di tengah kekhawatiran bahwa melambatnya pertumbuhan global akan menjadi hambatan pada ekonomi AS.
Kekhawatiran atas ekonomi zona euro yang stagnan terus membebani mata uang tunggal. Inflasi tahunan di zona euro hanya 0,3% pada bulan September, jauh di bawah target Bank Sentral Eropa mendekati tapi hanya di bawah 2%.
Dalam beberapa bulan terakhir ECB telah memangkas suku bunga ke rekor terendah, memberikan pinjaman empat tahun baru untuk bank dan mengumumkan rencana untuk membeli efek beragun aset, suatu bentuk pelonggaran kuantitatif, dalam upaya untuk memacu pertumbuhan di kawasan euro.
Komentar oleh berbagai pejabat ECB pada hari Jumat menegaskan perlunya bagi pemerintah untuk melaksanakan reformasi struktural dan meningkatkan produktivitas dalam rangka untuk meningkatkan pertumbuhan.
Di tempat lain, mata uang tunggal menguat terhadap yen, dengan EUR / JPY naik 0,18% menjadi 136,63.
Permintaan yen dilanda spekulasi bahwa dana pensiun Jepang akan meningkatkan kepemilikan saham dan aset di luar negeri, yang akan mendorong permintaan untuk mata uang asing.
Surat kabar Nikkei mengatakan Senin bahwa Government Pension Investment Fund dengan dana senilai $ 1,2 triliun akan menaikkan target pembelian obligasi asing dan saham menjadi sekitar 30% dari 23%.











0 komentar:
Post a Comment