English French German Spain Italian Dutch Russian Portuguese Japanese Korean Arabic Chinese Simplified

Thursday, October 2, 2014

Emas Stabil Tunggu Pernyataan ECB Dan Data Lapangan Kerja AS

komoditi, gold update, highlight, latest news
KONTAK PERKASA (02/10) - Emas berjangka stabil selama perdagangan pagi Eropa pada hari Kamis, karena investor menunggu laporan lapangan kerja AS serta kesimpulan dari pertemuan kebijakan Bank Sentral Eropa.

Di Comex New York Mercantile Exchange, harga emas untuk pengiriman Desember diperdagangkan pada $ 1,214.20 per troy ounce pada jam pagi Eropa, dari harga penutupan di $ 1,215.50 pada hari Rabu.

Harga emas mencapai level $ 1,204.30 pada hari Selasa, level terendah sejak 2 Januari.

Harga emas kemungkinan akan bergerak menuju support di $ 1,213.13 per troy ounce. Pecahnya area tersebut akan membawa harga emas bergerak ke bawah menuju support $ 1,202.80 per troy ounce. Sebaliknya waspadai jika harga emas tertahan kuat di area $ 1,216.76 per troy ounce dan muncul sinyal bullish di sekitar area tersebut membuka potensi harga akan bergerak ke atas menuju resistance $ 1,223.51 per troy ounce. Pecahnya area tersebut akan membawa emas bergerak ke atas menuju resistance berikutnya di $ 1,230.72.

Sementara itu, perak untuk pengiriman Desember turun 14.1 sen diperdagangkan pada $ 17,11 per troy ounce. Perak merosot ke terendah empat-tahun di $ 16,85 pada Selasa.

Investor menunggu rilis laporan nonfarm payrolls AS pada hari Jumat, untuk indikasi lebih lanjut tentang kekuatan pemulihan di pasar tenaga kerja.

Analis pasar memperkirakan ekonomi AS akan menambahkan 215.000 pekerjaan pada bulan September, setelah naik 142.000 pada bulan Agustus.

Laporan nonfarm payrolls AS yang kuat ini cenderung akan menambah spekulasi Federal Reserve akan mulai menaikkan suku bunga lebih cepat dari perkiraan, sementara jika laporan tersebut melemah, maka akan meningkatkan emas dengan menahan kenaikan suku bunga awal.

Spekulasi bahwa Fed semakin dekat untuk menaikkan suku bunga telah mendorong dolar dan membebani logam mulia dalam beberapa bulan terakhir.

Dolar AS yang lebih kuat biasanya menekan emas, karena mengimbangi daya tarik logam sebagai aset alternatif dan membuat komoditi yang dihargakan dalam dolar lebih mahal bagi pemegang mata uang lainnya.

Para pelaku pasar juga menunggu pertemuan kebijakan Bank Sentral Eropa untuk rincian lebih lanjut tentang rencana bank sentral untuk membeli efek beragun aset, pertama kali diumumkan pada bulan September.

Tembaga untuk pengiriman Desember turun 1,5 sen diperdagangkan pada $ 3,021 per pon.

Minat pelaku pasar pada aset komoditi melemah setelah laporan manufaktur yang mengecewakan pada hari Rabu menunjukkan bahwa aktivitas pabrik di AS melambat lebih dari yang diharapkan bulan lalu, sektor manufaktur Jerman merosot ke wilayah kontraksi untuk pertama kalinya dalam 14 bulan, sementara aktivitas di China terhenti .

Kekhawatiran atas kerusuhan di Hong Kong dan Ebola di AS juga memberikan kontribusi terhadap turunnya sentimen pasar.

0 komentar:

Post a Comment

 
Back to Top