KONTAK PERKASA (20/10) - Harga emas menguat pada hari Senin, setelah sempat berada di area negatif terpengaruh hasil laporan pendapatan serta positifnya laporan ekonomi AS.
Pada transaksi terakhir, emas untuk pengiriman Desember naik $ 1,10 menjadi $ 1,240.30 per ounce. Perak untuk pengiriman Desember naik 4 sen menjadi $ 17,38 per ounce.
Di sesi sebelumnya, emas berakhir lebih rendah di tengah dorongan rebound yang besar pada pasar ekuitas. Namun, harga ditutup dengan kenaikan mingguan karena memuncaknya kekhawatiran terhadap melambatnya pertumbuhan global menekan investor beralih memilih emas.
Analis di Sharps Pixley menunjukkan bahwa kepemilikan emas di SPDR naik minggu lalu setelah turun empat minggu berturut-turut. Volume perdagangan di China naik ke level tertinggi sejak Mei 2013, dan permintaan emas di India juga mulai meningkat.
Harga emas kemungkinan akan bergerak menuju support di $ 1,236.17 per troy ounce. Pecahnya area tersebut akan membawa harga emas bergerak ke bawah menuju support $ 1,226.46 per troy ounce. Sebaliknya waspadai jika harga emas tertahan kuat di area $ 1,240.04 per troy ounce dan muncul sinyal bullish di sekitar area tersebut membuka potensi harga akan bergerak ke atas menuju resistance $ 1,245.88 per troy ounce. Pecahnya area tersebut akan membawa emas bergerak ke atas menuju resistance berikutnya di $ 1,255.59.
"Sementara sentimen terhadap emas telah memburuk, karena sedikitnya tekanan inflasi," analis menulis, "Jatuhnya ekuitas global dan risiko geopolitik yang terjadi terus-menerus telah menyebabkan meningkatnya permintaan untuk emas sebagai lindung nilai portofolio terhadap ketidakpastian."
Sementara itu, Januari platina untuk pengiriman Desember dan paladium untuk pengiriman Desember, keduanya naik kurang dari 1% sementara tembaga untuk pengiriman Desember flat di $ 2,99 per pon.











0 komentar:
Post a Comment