English French German Spain Italian Dutch Russian Portuguese Japanese Korean Arabic Chinese Simplified

Wednesday, October 22, 2014

Aussie Dan Yen Stabil Terhadap Dolar

forex, highlight, latest news
KONTAK PERKASA (22/10) - Dolar Australia dan yen Jepang diperdagangkan stabil pada hari Rabu setelah serangkaian data gagal untuk memicu pergerakan.

AUD / USD diperdagangkan pada 0,8776, turun 0,02%, sedangkan USD / JPY diperdagangkan pada 107,01, naik 0,01%.

Dolar diperdagangkan menguat terhadap sebagian besar mata uang utama pada hari Selasa, didukung oleh optimisnya angka penjualan rumah AS dan pembicaraan terbaru tentang program stimulus Bank Sentral Eropa, meskipun lemahnya angka pertumbuhan ekonomi Cina membatasi keuntungan.

Mata uang tunggal tergelincir dan memberi ruang dolar untuk meningkat setelah Reuters melaporkan bahwa Bank Sentral Eropa akan membeli utang perusahaan untuk meningkatkan melambatnya tingkat inflasi di kawasan euro dan memacu pemulihan.

Laporan itu mengatakan bank menjalankan rencana stimulus baru pada bulan Desember dan mulai melakukan pembelian obligasi pada awal tahun depan.

ECB mulai membeli obligasi tertutup pada hari Senin dalam upaya untuk meningkatkan likuiditas di kawasan itu, yang menekan euro dan mendorong dolar.

Sementara itu di AS, National Association of Realtors mengatakan bahwa penjualan rumah yang ada naik 2,4% menjadi 5,17 juta unit pada September dari 5,05 juta pada bulan Agustus.

Para analis telah memperkirakan penjualan rumah yang ada naik 1% menjadi 5,10 juta unit pada bulan September, dan laporan yang lebih baik dari perkiraan mendorong permintaan greenback.

Sementara bank sentral Eropa dan Asia terlihat mengambil langkah-langkah untuk melonggarkan kebijakan, Federal Reserve diperkirakan akan mengakhiri program pembelian obligasi bulan ini dan mulai menaikan suku bunga pada tahun 2015.

Namun dolar mendapat tekanan dari China, dimana data menunjukkan ekonomi tumbuh pada tingkat tahunan 7,3% dalam tiga bulan hingga September, sedikit lebih tinggi dari perkiraan 7,2% oleh para ekonom tapi masih lebih lambat daripada tingkat pertumbuhan tahunan 7,5% pada kuartal kedua.

Ini adalah tingkat pertumbuhan paling lambat sejak kuartal pertama 2009, di tengah-tengah krisis keuangan global, dan menekan greenback di tengah kekhawatiran ekonomi global yang lebih lambat akan membebani pemulihan AS.

Indeks dolar AS naik 0,03% pada 85,47.

AS akan mrilis data harga konsumen.

0 komentar:

Post a Comment

 
Back to Top