KONTAK PERKASA (12/09) - Saham Eropa mixed pada hari Jumat, setelah pengumuman sanksi baru Eropa dan AS terhadap Rusia terus membebani dan karena pasar menunggu hasil dari referendum kemerdekaan Skotlandia.
Selama perdagangan pagi di Eropa, DJ Euro Stoxx 50 naik 0,09%, CAC 40 Prancis turun 0,13%, sementara DAX Jerman turun 0,25%.
Ekuitas Eropa berada di bawah tekanan pada hari Kamis setelah AS pada hari Kamis mengatakan akan bergabung dengan Uni Eropa dalam memberlakukan sanksi terhadap Rusia atas krisis di Ukraina.
Menanggapi hal tersebut, Rusia mengatakan akan melarang beberapa impor dari AS dan Eropa termasuk pakaian dan mobil bekas.
Sementara jajak pendapat baru pada kemerdekaan Skotlandia pada hari Rabu menunjukkan bahwa dukungan untuk tidak merdeka kembali memimpin dengan perolehan 53% dari pemilih.
Saham keuangan naik, BNP Paribas dan Societe Generale naik 0,48% dan 0,10%, sedangkan Deutsche Bank naik 0,17%.
Intesa Sanpaolo dan Unicredit naik tipis 0,04% dan 0,17%, sedangkan Banco Santander naik 0,49%.
Santander menjadi berita utama pekan ini setelah kematian Ketua Emilio Botin dan digantikan oleh putrinya Ana Patricia Botin,.
Di London, indeks FTSE 100 menguat 0,14%, didukung oleh keuntungan di sektor keuangan.
Saham Barclays naik tipis 0,17% dan HSBC Holdings naik 0,28%, sementara Lloyds Banking naik 0.59% dan Royal Bank of Scotland melonjak 1,03%.
Saham pertambangan mixed, Glencore Xstrata tergelincir 0,29% dan Vedanta Resources turun 0,28%, sementara Rio Tinto dan Bhp Billiton naik 0,59% dan 0.62%.
AS akan merilis data tentang penjualan ritel, serta data awal pada sentimen konsumen.











0 komentar:
Post a Comment