KONTAK PERKASA (04/09) - Harga emas stabil di pasar Asia, fokus pada ketegangan di Ukraina dan Timur Tengah serta aksi bargain hunting dan short-covering jelang pengumuman Bank Sentral Eropa.
Di Comex New York Mercantile Exchange, emas berjangka untuk pengiriman Desember diperdagangkan pada $ 1,269.50 per troy ounce, turun 0,06%, setelah mencapai level terendah semalam di $ 1,262.10 dan tertinggi pada $ 1,272.00.
Emas menjadi pilihan ketika terjadi ketidakpastian geopolitik.
Harga emas kemungkinan akan bergerak menuju support di $ 1,267.02 per troy ounce. Pecahnya area tersebut akan membawa harga emas bergerak ke bawah menuju support $ 1,258.69 per troy ounce. Sebaliknya waspadai jika harga emas menguat terhadap dolar dan harga emas tertahan kuat di area $ 1,270.83 per troy ounce dan muncul sinyal bullish di sekitar area tersebut membuka potensi harga akan bergerak ke atas menuju resistance $ 1,275.35 per troy ounce. Pecahnya area tersebut akan membawa emas bergerak ke atas menuju resistance berikutnya di $ 1,283.68.
Presiden Ukraina Petro Poroshenko mengatakan ia telah setuju dengan Presiden Rusia Vladimir Putin untuk mengambil langkah-langkah untuk mencapai "gencatan senjata permanen" di Ukraina timur.
Putin kemudian mengatakan pandangannya yang "sangat dekat" dengan Poroshenko mengenai penyelesaian secara politik menyangkut konflik yang terjadi..
Pedagang fokus menunggu pengumuman Bank Sentral Eropa pada kebijakan moneter, dengan ketidakpastian atas langkah-langkah stimulus yang mungkin akan memicu permintaan safe haven untuk logam mulia.
Perak untuk pengiriman Desember naik 0,15% pada $ 19,218 per troy ounce. Tembaga berjangka untuk pengiriman Desember turun 0,02% pada $ 3,132 per pon.











0 komentar:
Post a Comment