KONTAK PERKASA (12/08) - Pound turun tipis ke posisi terendah dua bulan terhadap dolar AS pada Selasa, karena pelaku pasar tetap gelisah di tengah kekhawatiran geopolitik yang sedang berlangsung.
GBP / USD mencapai 1,6757 selama perdagangan pagi di Eropa, terendah sejak 11 Juni; kemudian dikonsolidasikan pada 1,6768, tergelincir 0,10%.
GBP / USD cenderung mencari support di 1,6739, terendah 11 Juni dan resistance pada 1,6831, tertinggi 8 Agustus.
Investor tetap berhati-hati setelah di Irak, Haidar al-Abadi, wakil ketua parlemen, diangkat sebagai perdana menteri baru pada hari Senin menggantikan Nuri al-Maliki, namun Maliki menolak untuk mundur dan mengerahkan pasukan khusus di Baghdad.
Maliki mengatakan, keputusan itu merupakan "pelanggaran berbahaya" dari konstitusi dan bersumpah untuk "memperbaiki kesalahan".
Presiden AS Barack Obama mengatakan pengangkatan Abadi merupakan langkah penting Irak untuk menolak militan Negara Islam.
AS baru-baru ini melancarkan serangan udara yang menargetkan militan jihad dari kelompok pemberontak Negara Islam di bagian utara negara itu dalam upaya untuk melindungi warga sipil Irak dari pemberontakan serta personil AS di negara itu.
Sementara itu, di Ukraina, konvoi Rusia 280 truk yang membawa bantuan kemanusiaan berangkat pada Selasa di tengah peringatan Barat terhadap tuduhan misi bantuan kemanusiaan sebagai alasan untuk invasi.
Ukraina telah mengklaim bahwa 45.000 tentara Rusia telah berkumpul di perbatasan, sementara NATO memperingatkan bahwa ada "kemungkinan besar" Moskow akan melakukan intervensi militer, di mana pasukan pemerintah tengah mendesak pasukan separatis pro-Rusia.
Di Gaza, gencatan senjata 72 jam yang dimulai pada Minggu malam antara Israel dan Hamas di Gaza memasuki hari kedua, menyusul terjadinya kekerasan di wilayah yang dikuasai Hamas.
Pelaku pasar fokus untuk laporan inflasi pada hari Rabu dari Bank of England, serta data direvisi pada kuartal kedua pertumbuhan ekonomi Inggris yang akan dirilis pada hari Jumat.
Sterling menguat terhadap euro, dengan EUR / GBP jatuh 0,21% menjadi 0,7957.
Euro berada di bawah tekanan jual yang luas setelah sebuah laporan menunjukkan bahwa kepercayaan investor di Jerman, ekonomi terbesar zona euro merosot ke level terendah sejak Desember 2012 untuk bulan ini.
ZEW Pusat Riset Ekonomi melaporkan bahwa indeks sentimen ekonomi Jerman turun menjadi 8,6 bulan ini, turun dari 27,1 pada bulan Juli. Itu adalah angka terlemah dalam 20 bulan dan jauh di bawah perkiraan ekonom dari 18,2.
Laporan itu mengatakan penurunan sentimen ekonomi terlihat seperti terhubung dampak ketegangan geopolitik yang sedang berlangsung di ekonomi Jerman.
Laporan ekonomi terbaru telah menunjukkan bahwa sanksi terhadap Rusia sebagai akibat dari konflik di Ukraina sebagai hambatan pada perekonomian Jerman. Jerman adalah mitra dagang terbesar Rusia di Eropa.
Laporan ZEW juga menunjukkan bahwa pertumbuhan ekonomi di Jerman akan lebih lemah dari yang diharapkan pada tahun 2014.











0 komentar:
Post a Comment