English French German Spain Italian Dutch Russian Portuguese Japanese Korean Arabic Chinese Simplified

Monday, July 7, 2014

Agenda Mingguan Kalender Ekonomi 07 - 11 Juli 2014

breaking news, world economy, highlight, latest news
KONTAK PERKASA (07/07) - Beberapa agenda penting dalam minggu ini yang cenderung mempengaruhi pasar.

Senin, 7 Juli

Swiss National Bank akan mempublikasikan data cadangan mata uang asing. Data ini erat diteliti untuk indikasi ukuran operasional bank di pasar mata uang.

Kanada akan mempublikasikan data pada bangunan baru dan PMI Ivey.

Selasa, 8 Juli
Australia dan Selandia Baru akan mempublikasikan data sektor swasta pada kepercayaan bisnis, sementara Jepang akan merilis laporan pada transaksi berjalan.

Di zona euro, Jerman akan mempublikasikan data neraca perdagangan, perbedaan nilai antara impor dan ekspor.

Swiss akan merilis laporan inflasi harga konsumen dan penjualan ritel.

Inggris akan merilis data manufaktur dan produksi industri.

Rabu, 9 Juli

Australia akan merilis laporan sentimen konsumen.

China akan merilis data resmi pada inflasi harga konsumen dan produsen.

Kanada akan mempublikasikan data housing starts.

Federal Reserve akan mempublikasikan risalah dari pertemuan bulan Juni.

Kamis, 10 Juli
Selandia Baru akan merilis data sektor swasta pada aktivitas manufaktur.

Jepang akan mempublikasikan pesanan mesin inti dan aktivitas industri tersier.

Australia akan merilis data pada perubahan jumlah orang yang dipekerjakan dan tingkat pengangguran, dan laporan sektor swasta pada ekspektasi inflasi.

Perancis akan merilis laporan tentang produksi industri, sementara ECB akan mempublikasikan buletin bulanan.

Inggris akan merilis data neraca perdagangan, sedangkan Bank of England juga akan mengumumkan suku bunga acuan, mengikuti tinjauan tingkat bulanan.

AS akan merilis laporan mingguan pemerintah pada klaim pengangguran awal.

Jumat, 11 Juli

Australia akan mempublikasikan data pada pinjaman rumah.

Kanada akan merilis data pada perubahan jumlah orang yang dipekerjakan dan tingkat pengangguran.

0 komentar:

Post a Comment

 
Back to Top