KONTAK PERKASA (11/06) - Emas kembali naik ke level tertinggi dua minggu di kisaran USD 1,263.65 per troy ounce, meskipun dolar juga ikut menguat tajam terhadap beberapa mata uang. Keuntungan Dolar terutama ketika mata uang Euro ikut melemah setelah pekan lalu kebijakan pelonggaran moneter oleh ECB telah membuat suku bunga riil menjadi negatif dan cenderung mendukung emas.
Presiden Bundesbank, Jens Weidmann menyebutkan tindakan ECB baru-baru ini sebuah "wake-up call," di tengah kekhawatiran bahwa "latar belakang inflasi yang sangat rendah sejak 2013 membuat kondisi resiko meningkat dan kejutan suku bunga negatif lebih lanjut dapat melepas kaitan ekspektasi inflasi jangka panjang." Jika tekanan deflasi bertahan di Eropa, mengingat suku bunga yang dekat dengan nol, ECB tidak akan punya pilihan lain kecuali untuk meluncurkan QE.
Di pasar emas kertas, kondisi supply and demand juga ikut mendominasi harga yang saling berlawanan. Sepanjang 2012 hingga 2013, investasi CFD emas menjadi booming karena permintaan emas fisik Cina yang naik melonjak ketika harga emas jatuh sehingga aksi hedging diperlukan dalam transaksi CFD yang menekan harga swap emas berjangka yang lebih rendah dan membuat harga emas kembali mendominasi.
Aksi lindung nilai akhirnya mengcover dan memastikan emas fisik menjadi pilihan. Hal ini akan menekan harga emas berjangka lebih tinggi dan karena tidak seperti pada komoditas non-berharga di mana pasar spot dapat menggoyang pasar berjangka maka harga spot emas kemungkinan akan menyeret lebih tinggi, walaupun permintaan fisik juga ikut meningkat.
Namun, keuntungan emas terbatas untuk karena penguatan dolar, yang secara historis perdagangan berbanding terbalik dengan logam mulia.
Banyak investor memilih untuk menghindari emas sampai hari Kamis, ketika rilis laporan penjualan ritel AS, sebagai panduan pasar logam dan pasar ekuitas pada pertumbuhan ekonomi AS.
Harga emas kemungkinan akan bergerak menuju support di USD 1,257.70 per troy ounce. Pecahnya area tersebut akan membawa harga emas bergerak ke bawah menuju support USD 1,251.90 per troy ounce. Sebaliknya waspadai jika harga emas menguat terhadap dolar dan harga emas tertahan kuat di area USD 1,260.00 per troy ounce dan muncul sinyal bullish di sekitar area tersebut membuka potensi harga akan bergerak ke atas menuju resistance USD 1,263.50 per troy ounce. Pecahnya area tersebut akan membawa emas bergerak ke atas menuju resistance berikutnya di USD 1,269.30.
Perak untuk pengiriman Juli naik 0,10% di $ 19,188 per troy ounce. Tembaga berjangka untuk pengiriman Juli turun 0,07% pada $ 3,055 per pon.











0 komentar:
Post a Comment