English French German Spain Italian Dutch Russian Portuguese Japanese Korean Arabic Chinese Simplified

Tuesday, October 15, 2013

Minyak berfluktuasi terhadap negosiasi utang AS serta perundingan Iran

dahlan iskan, jokowi
KONTAK PERKASA (15/10) - Minyak mentah berjangka berayun antara keuntungan dan kerugian pada hari Selasa , karena investor menilai potensi kesepakatan untuk menaikkan plafon utang AS dan menjelang pembicaraan mengenai program nuklir Iran .

Di New York Mercantile Exchange , minyak mentah untuk pengiriman November diperdagangkan di USD102.26 per barel selama perdagangan pagi di Eropa , turun 0,15 % .

Di New York minyak mentah diperdagangkan di kisaran antara USD102.08 per barel sampai USD102.46 per barel .

Kontrak November berakhir 0,38 % lebih tinggi pada USD102.41 per barel pada hari Senin .

Minyak kemungkinan akan mencari support di USD100.60 per barel dan resistance pada USD103.57 per barel .

Pemimpin Senat Harry Reid mengatakan pada hari Senin bahwa " kemajuan luar biasa " telah dicapai terhadap kesepakatan , memicu harapan bahwa kompromi dapat dicapai .

Jika kesepakatan untuk menaikkan batas pinjaman federal tidak tercapai menjelang batas waktu hari Kamis , AS akan menghadapi default utang yang belum pernah terjadi sebelumnya .

Pembicaraan mengenai program nuklir Iran juga dalam fokus untuk pedagang minyak . Para diplomat dari negara-negara Barat akan bertemu perwakilan Iran di Jenewa selama dua hari pembicaraan , yang membicarakan mengenai sanksi pada ekspor minyak Iran .

Di ICE Futures Exchange , minyak Brent untuk pengiriman November naik tipis 0,09 % diperdagangkan pada USD111.14 per barel , dengan selisih antara Brent dan minyak mentah WTI sebesar USD8.88 per barel .

0 komentar:

Post a Comment

 
Back to Top