
Bloomberg (17/10) - Emas melonjak tertinggi dalam empat minggu terakhir di New York setelah sebuah lembaga pemberi peringkat dari Cina yaitu Dagong Credit Rating Global Co, memangkas rating kredit untuk AS dan spekulasi Federal Reserve akan menunda memperlambat stimulus. Emas dan Perak Mengalami rally.
Kongres kemarin memilih untuk menaikkan batas utang AS, mengakhiri shutdown pemerintah yang dimulai 1 Oktober lalu yang telah merugikan perekonomian senilai US$24 miliar. Dagong memangkas peringkat kredit mata uang lokal dan asing dari AS hari ini dari "A" menjadi A-"
Sistem rating Dagong memang jarang diikuti oleh lembaga investasi di luar China, karena lembaga pemeringkat tersebut melakukan pemeringkatan yang cukup berbeda dengan lembaga rating internasional lainnya seperti Moody’s, Standard & Poor’s dan Fitch Rating's.
Para pembuat kebijakan secara tak terduga menahan diri dari membatasi pembelian obligasi pada pertemuan tanggal 17-18 September. The Bloomberg US Dollar Index merosot ke level terendahnya sejak bulan Februari seiring BlackRock Inc dan Pacific Investment Management Co mengatakan The Fed akan mempertahankan stimulus.
Bullion untuk pengiriman Desember naik sebanyak 3 persen menjadi $ 1,320.50 per ons di Comex di New York, kenaikan terbesar untuk kontrak paling aktif sejak 19 September lalu Itu saat ini berada dikisaran level $ 1,316.80. Volume perdagangan berjangka adalah sebesar 77 persen di atas rata-rata untuk 100 hari terakhir pada hari ini, data yang dikumpulkan oleh Bloomberg menunjukkan. Emas untuk pengiriman segera (immediate delivery) naik sebanyak 3 persen menjadi $ 1,321.38 di London. (izr)
Tweets by @Marioprabowo










0 komentar:
Post a Comment