KONTAK PERKASA (10/09) - Harga minyak berjangka diperdagangkan melemah di Asia, Selasa karena kekhawatiran mengenai serangan militer AS terhadap Suriah segera terjadi terus mereda.
Di New York Mercantile Exchange, minyak mentah untuk pengiriman Oktober turun 0,87% menjadi USD108.57 per barel di perdagangan Asia Selasa. Kontrak Oktober diselesaikan lebih rendah 0,91% pada USD109.52 per barel pada Senin.
Beberapa pengamat pasar mengatakan bahwa the Fed tidak akan secara resmi mengumumkan tapering jika AS terlibat dalam operasi militer terhadap Suriah pada saat pertemuan FOMC.
Di tempat lain, Royal Dutch Shell, perusahaan minyak terbesar di Eropa, sedang melakukan negosiasi dengan anggota OPEC Nigeria mengenai kompensasi dan pembersihan untuk tumpahan minyak yang terjadi di sana lima tahun yang lalu. Negara itu berupaya dengan Angola menjadi produsen minyak terbesar di Afrika.
Sementara itu, Brent crude futures untuk pengiriman Oktober turun 0,26% menjadi USD112.82 per barel di ICE Futures Exchange.










0 komentar:
Post a Comment