English French German Spain Italian Dutch Russian Portuguese Japanese Korean Arabic Chinese Simplified

Tuesday, August 20, 2013

Yen Jepang Lanjutkan Pelemahan


Yen Jepang melemah terhadap beberapa mata uang utama dunia. Data ekonomi Jepang yang dirilis kemarin (19/8), menjadi salah satu penyebab yen melemah.

Pasangan EUR/JPY, Senin (19/8), menguat 0,70% menjadi 130,91 dibanding sehari sebelumnya. Pairing USD/JPY juga naik 0,46% menjadi 97,98 dan pasangan AUD/JPY menanjak 0,15% menjadi 89,713.

Ekspor Jepang di Juli 2013 meningkat 12,2% dari periode yang sama 2012. Tapi, angka impor juga menanjak 19,6%. Pemulihan permintaan dari Eropa dan Amerika Serikat membuat ekspor Jepang membaik. Selain itu, strategi pelemahan yen mulai membuahkan hasil.

Meski membaik, namun pengeluaran di sektor energi yang membengkak membuat defisit perdagangan negeri sakura ini kian melebar menjadi ¥ 1,02 triliun.


Strategi yang dilakukan Shinzo Abe untuk melemahkan yen mulai terlihat. Ini tampak pada penguatan pasangan USD/JPY yang sudah mendekati level 98 dan bergerak ke area rawan yakni di atas level 100.

Adapun untuk EUR/JPY, cenderung stabil, karena belum munculnya sentimen dari kawasan Euro yang berarti. Namun, sentimen dari AS pada pekan ini, seperti hasil pertemuan Federal Open Market Committee (FOMC) dan penjualan rumah diproyeksikan akan memperkuat dollar AS. Ini akan melemahkan euro dan yen Jepang.

Untuk pasangan AUD/JPY, masih memiliki potensi untuk terkoreksi. Ini lantaran Jepang dan Australia sama-sama berupaya untuk melemahkan mata uang masing-masing untuk mendorong pertumbuhan ekonomi. Notulensi pertemuan Bank Sentral Australia mengenai penurunan suku bunga di negara itu, memungkinkan penurunan dollar Australia lebih lanjut.

 

0 komentar:

Post a Comment

 
Back to Top