KPF JAKARTA (23/08) - Saham Eropa lebih rendah pada hari Jumat, setelah data klaim pengangguran AS pada hari Kamis memicu ketidakpastian baru atas masa depan program stimulus Federal Reserve.
Selama perdagangan pagi di Eropa, EURO STOXX 50 jatuh 0,28%, Prancis, CAC 40 mundur 0,65%, sedangkan Jerman, DAX 30 turun 0,22%.
Departemen Tenaga Kerja pada hari Kamis mengatakan jumlah orang yang mengajukan bantuan pengangguran di AS pekan lalu naik 13.000 ke musiman disesuaikan 336.000, sedikit lebih tinggi dari perkiraan 330.000.
Data muncul sehari setelah risalah pertemuan dari The Fed.
Saham keuangan bervariasi, BNP Paribas dan Societe Generale turun 0,32% dan 0,48%, sedangkan Jerman Deutsche Bank menambahkan 0,24%.
Banco Santander turun 0,09% dan BBVA naik tipis 0,13%, sementara di Italia, Unicredit naik 0,35% dan Intesa Sanpaolo turun 0,51%.
Di tempat lain, ING Groep rally 1,04% setelah Morgan Stanley menaikkan rating pada saham menjadi overweight dari equal weight.
Di London, FTSE 100 turun 0,17%, terbebani oleh kerugian di saham keuangan.
HSBC Holdings kehilangan 0,27% dan Barclays mundur 0,71%, sementara Lloyds Banking anjlok 1%. The Royal Bank of Scotland overperformed di sisi lain, rally 1,66%.
Saham pertambangan juga pada sisi negatifnya, seperti Rio Tinto dan BHP Billiton turun 0,16% dan 0,80%, sedangkan Glencore Xstrata dan Polymetal merosot 0,56% dan 1,53%.
Sementara saham Croda melonjak 2,38% setelah Deutsche Bank menaikkan rekomendasi dunia, pembuat terbesar kedua bahan kosmetik untuk membeli dari perseroan.
Di AS, pasar modal menunjuk terbuka yang lebih rendah. Indeks Dow Jones Industrial Average berjangka menunjuk penurunan 0,18%, S & P 500 futures mengisyaratkan penurunan 0,17%, sementara indeks Nasdaq 100 futures menunjukkan slip 0,12%.
AS akan merilis data resmi tentang penjualan rumah baru.










0 komentar:
Post a Comment