Buruknya data penjualan rumah baru AS yang dirilis Jumat malam, memicu pelemahan dollar AS terhadap mata uang utama dunia dan secara tidak langsung mengangkat harga komoditas termasuk emas dan minyak mentah. Data perumahan yang di bawah ekspektasi ini memunculkan sentimen bank sentral AS mungkin tidak akan melakukan pengurangan / tapering stimulus pada tahun ini.Masih kentalnya isu tapering membuat volatilitas pasar meninggi saat data-data ekonomi AS dirilis. Hari ini data ekonomi AS yang akan dirlis adalah data pesanan barang tahan lama / durable goods orders dimana data ini menunjukkan jumlah pesanan barang tahan lama di pabrikan Amerika Serikat. Semakin banyak jumlah pesanan akan berujung pada meningginya aktivitas manufaktur AS ke depannya. Data ini mungkin akan berimplikasi sama dengan data perumahan atau data ekonomi penting AS lainnya sehingga bila data ini lebih buruk dari prediksi, bisa melemahkan dollar AS apalagi di tengah membaiknya data-data ekonomi kawasan Eropa dan sebaliknya dollar akan menguat bila data ini lebih bagus dari prediksi.Di sisi lain, harapan para pelaku pasar akan terjadinya tapering di September juga masih tinggi. Hal ini terindikasi dari naiknya yield atau tingkat imbal hasil obligasi AS tenor 10 tahun yang mencapai level tertinggi dalam 2 tahun di 2,92%. Isu tapering ini masih akan membayangi pergerakan pasar hingga awal tahun depan.Sementara dari Jepang dikabarkan bahwa para pelaku pasar bersiap dengan rencana Abe untuk menaikan pajak penjualan di Bulan September nanti. Kekhawatiran pasar akan kemungkinan kebijakan kenaikan ini ditunda menyebabkan Nikkei tertekan.Harga emas mendapatkan support dari data penjualan rumah baru Amerika Serikat (Jumat, 23 Agustus 2013 21:00 WIB) yang di bawah proyeksi pasar. Buruknya data perumahan AS ini melemahkan dollar AS karena memicu asumsi di pasar bahwa pengurangan/tapering stimulus mungkin tidak dilakukan di tahun ini.Meski harga emas kini masih berada di kisaran di atas $1390 an/troy ons, penguatan lanjutan masih akan menghadapi ujian. Terlihat di grafik 4 jam, emas mendapatkan aksi jual ketika harga naik di atas 1400. Ini mengindikasikan sebagian pelaku pasar melihat harga di atas 1400 an ini sudah cukup tinggi.Oleh karena itu, penguatan lanjutan ke area 1420an membutuhkan konfirmasi penembusan resisten di atas 1408. Sementara bila harga tidak mampu mempertahankan level 1388, koreksi bisa terjadi hingga ke area 1370-an.Untuk minggu ini data ekonomi penting yang akan dirilis adalah data pesanan barang tahan lama AS (durable goods order) hari ini pada jam 19.30wib, hari Selasa: Consumer Confidence (21.00wib), Rabu (21.00wib) Pending Home Sales, Kamis (19.30wib) GDP AS dan data pengangguran mingguan, dan data sentiment konsumen pada hari Jumat 20.55 wib.
0 komentar:
Post a Comment