Harga emas berjangka beringsut lebih tinggi dalam perdagangan yang lamban di hari Jumat (9/9). Di divisi Comex New York Mercantile Exchange, emas berjangka untuk pengiriman Desember diperdagangkan pada $1,311,60 per troy ounce selama jam sore di Eropa, menambahkan penguatan tipis 0,10%.
Harga emas menemukan dukungan setelah Departemen Tenaga Kerja AS pada hari Kamis mengatakan jumlah orang yang mengajukan tunjangan pengangguran awal naik 5.000 ke penyesuaian musiman 333.000 minggu lalu.
Dolar AS yang melemah secara luas juga memberikan dukungan terhadap kenaikan berbagai jenis komoditi yang berdenominasi dolar.
Selanjutnya para pelaku pasar masih menunggu kejelasan arah kebijakan The Fed, sebelumnya terdapat spekulasi bahwa Federal Reserve akan mulai mengurangi laju pembelian obligasi sebesar $85 milyar dalam waktu dekat sehingga menyeret Emas ke level rendah 3-pekan pada minggu ini, walaupun akhirnya berhasil rebound namun harga emas gagal mencetak high baru diatas $1320.
Terpantau sejauh ini harga spot Emas melemah -0.26% di level $1,311.80, setelah meraih titik tertinggi intraday di $1,317.30 dan level terendah hariannya di $1,304.70 per troy ons. Secara teknikal masih ada potensi penguatan lebih lanjut, namun dibutuhkan penembusan konsisten diatas area $1320 yang merupakan ayunan kenaikan pada 5 agustus. Gagal tembus diatas area tersebut dalam waktu dekat dapat menimbulkan resiko terjadinya koreksi jangka pendek menguji area support 1300 – 1293 lagi sebelum mengalami kenaikan lebih lanjut
0 komentar:
Post a Comment