Bloomberg, (15/7) - Sebagian besar saham Hong Kong naik, dengan perusahaan industri dan saham-saham material memimpin kenaikan bahkan setelah hasil pertumbuhan ekonomi China kuartal kedua sama dengan perkiraan para analis.
Indeks Hang Seng menguat sebesar 0,1 persen menjadi 21,290.76 pada pukul 10:05 pagi di Hong Kong, dengan volume pada benchmark ekuitas HK tersebut adalah 42 persen lebih rendah dibandingkan dengan 30-hari rata-rata intradaynya. Indeks Hang Seng China Enterprises naik sebesar 0,3 persen menjadi 9,461.07 setelah pekan lalu mencatat kenaikan terbesar sejak Mei.
Hang Seng China Enterprises Index, juga dikenal sebagai indeks H-share, naik sebesar 0,6 persen menjadi 9,488.75 pada pukul 10:55 pagi di Hong Kong setelah pekan lalu mencatat kenaikan tertinggi dalam dua bulan terakhir. Indeks Hang Seng menguat 0,3 persen menjadi 21,338.53, dengan tiga saham naik untuk setiap satu yang jatuh. Volume pada benchmark ekuitas tersebut adalah 42 persen lebih rendah dari 30-hari rata-rata intradaynya.
"Sulit untuk melihat rebound yang signifikan dalam pertumbuhan GDP di masa mendatang," kata David Gaud, seorang senior money manager dari unit aset manajemen Edmond de Rothschild Group di Hong Kong. "Jika kita berasumsi bahwa di sekitar 7,4 persen hingga 7,5 persen adakah merupakan level batasan terbawahnya, maka itu harus diambil sebagai hal yang positif. Untuk H-shares, pasar pasti akan bereaksi positif karena momentum pendapatan adalah pendorong utama."
Ekonomi China tumbuh 7,5 persen pada kuartal kedua dari tahun sebelumnya berdasarkan data dari Biro Statistik Nasional di Beijing pagi ini, sesuai dengan perkiraan dalam survei Bloomberg News. Pertumbuhan di kuartal sebelumnya tercatat sebesar 7,7 persen. Sementara itu, produksi industri naik 8,9 persen pada Juni dari tahun sebelumnya, sedangkan penjualan ritel pada bulan Juni naik sebesar 13,3 persen, didekat perkiraan analis sebesar 12,9 persen. (brc/mar)











0 komentar:
Post a Comment