English French German Spain Italian Dutch Russian Portuguese Japanese Korean Arabic Chinese Simplified

Friday, July 12, 2013

Market News

KPF JAKARTA (12/07) - Saham AS ditutup pada rekor tertinggi pada hari Kamis setelah Ketua Federal Reserve Ben Bernanke mengatakan Rabu malam bahwa kebijakkan stimulus moneter tetap akan dilaksanakan


Program pembelian obligasi mendongkrak saham dengan menjaga tingkat suku bunga rendah.

Pada penutupan perdagangan AS, Dow Jones Industrial Average berakhir naik 1,11% pada 15,460.92, indeks S & P 500 berakhir 1,36% pada 1,675.02, sementara indeks Nasdaq Composite naik 1,63% menjadi 3,578.30, pencapaian terbaik sejak tahun 2000.

Ketua Fed Ben Bernanke mengatakan Rabu malam bahwa data ekonomi menunjukkan bahwa ekonomi AS masih membutuhkan kebijakan moneter yang sangat akomodatif.

Bernanke membuat komentar hanya beberapa jam setelah rilis risalah dari pertemuan Juni kebijakan moneter Fed.

Jumlah orang yang mengajukan klaim pengangguran awal di AS mencapai level tertinggi dua bulan pekan lalu, meningkat sebesar 16.000 menjadi 360.000, menurut Departemen Tenaga Kerja, menentang ekspektasi untuk penurunan dari 4.000 menjadi 340.000.

Sebuah laporan terpisah menunjukkan bahwa harga impor AS turun 0,2% secara tahunan pada bulan Juni, di atas ekspektasi untuk penurunan 0,1%, sementara harga ekspor naik 0,2% tahun ke tahun, harapan undershooting untuk kenaikan 0,4%.

Sementara itu, Indeks Eropa ditutup menguat.

Setelah penutupan perdagangan Eropa, EURO STOXX 50 naik 0,81%, CAC 40 Prancis naik 0,74%, sementara DAX Jerman 30 ditutup naik 1,14%. Sementara itu, di Inggris FTSE 100 ditutup naik 0,59%.

Pada hari Jumat, AS akan merilis laporan mingguan pemerintah pada klaim awal pengangguran, indikator ekonomi terkemuka, serta data resmi pada harga impor.

0 komentar:

Post a Comment

 
Back to Top