English French German Spain Italian Dutch Russian Portuguese Japanese Korean Arabic Chinese Simplified

Tuesday, July 23, 2013

Emas Naik Tajam Dipicu Pembelian Tehnikal


Harga Emas dibuka pagi ini dilevel  $1.335.90 pada sesi awal perdagangan Asia Selasa (23/7). Pasar emas mengakhiri sesi hari AS tadi malam dengan kenaikan tajam dan menyentuh harga tertingginya selama 4minggu. Logam kuning ini didorong oleh aksi short-covering dan pembelian secara teknikal yang terpicu ketika harga menembus resistan kunci di level $1300. Melemahnya indeks dolar AS juga telah menjadi katalis bullish untuk logam mulia baru-baru ini. Emas untuk pengiriman Agustus sempat diperdagangkan menyentuh level $1.339.60  dari titik terendah hariannya di $1.309 per troy ounce di Divisi Comex, New York.

Indeks dolar AS melemah tajam menyentuh harga rendah empat minggu karena momentum penurunan greenbackyang terjadi karena dianggap sudah mencapai harga puncak pasar. Sementara itu, harga minyak mentah berjangka Nymex melayang dekat tertingginya 14-bulan. Minyak mentah berjangka WTI ditutup mendekati $ 110,00 per barel. Harga minyak mentah WTI Senin sempat menguat hingga mengungguli minyak mentah Brent saingannya  untuk pertama kalinya dalam waktu yang lama. Kedua factor kunci ini memastikan posisi Bulish (indeks dolar melemah, harga minyak mentah yang lebih tinggi) untuk pasar logam mulia baru-baru ini.

Dilihat dari aksi harga terakhir yang terjadi di berbagai pasar, termasuk logam mulia, tampak Ketua Federal Reserve Ben Bernanke telah membuat beberapa kemajuan dalam meyakinkan pasar bahwa kebijakan moneter AS akan tetap sangat akomodatif untuk beberapa waktu ke depan. Namun, laju inflasi dapat menjadi argumen yang baik bahwa imbal hasil obligasi AS naik dan tingkat hipotek perumahan AS mengisyaratkan tekanan inflasi mulai merayap lebih tinggi.

Pasar komoditas juga melihat beberapa dukungan untu membeli datang dari aksi Bank Sentral China Jumat lalu untuk menurunkan pagu suku bunga pada suku bunga pinjaman perbankan China. Beberapa minggu yang lalu krisis likuiditas dalam sistem perbankan China sempat menyebar ketakutan pasar dunia.
Secara tehnikal harga jangka pendek sebagai target kenaikan berikutnya resisten solid di $1350. Sementara support pertama terlihat di $1323 dan berikutnya di $1310. Support kunci tetap berada dilevel $1300. Minggu ini data ekonomi yang dapat menjadi market mover selanjutnya adalah data US New Home Sales yang akan rilis pada hari Rabu, Durable Goods Order dan Unemployment Claims weekly pada hari Kamis.

(Mario Prabowo)

0 komentar:

Post a Comment

 
Back to Top