Data ekonomi yang dirilis pada malam ini, Jumat (12/7) menunjukkan bahwa harga-harga produsen naik melebihi ekspektasi bulan Juni kemarin, mengarah menuju sebuah peningkatan yang terlihat jelas dalam tekanan inflasi yang dapat membuat pihak the Fed menjadi lebih nyaman dalam mengurangi stimulus moneternya.
Pihak departemen tenaga kerja mengatakan dihari Jumat ini bahwa Index harga produsen yang telah disesuaikan secara musiman telah meningkat sebanyak 0.8% bulan lalu, yang merupakan peningkatan terbesar sejak bulan September tahun lalu.
Sebuah survey dari para ekonom oleh Reuters sebelumnya memperkirakan harga-harga yang diterima oleh sektor pertanian, pabrik dan juga penyulingan diperkirakan hanya akan naik sebanyak 0.5% dari bulan sebelumnya.
Sementara itu potongan anggaran Negara dan juga harga pajak ytang lebih tinggi terlihat memperlambat pertumbuhan ekonomi A.S secara tajam dalam periode April-Juni, laju perekrutan ditahan pada level yang relatif kuat dan sebagian besar ekonom mengharapkan tingkat pertumbuhan akan mengalami peningkatan menyusul dikemudian hari pada tahun ini.
Data tersebut telah mengirim sebuah sinyal bahwa demand yang ada masih cukup kuat untuk dapat mendorong harga-harga menjadi jauh lebih tinggi.(tito)











0 komentar:
Post a Comment