Monday, July 1, 2013
Analisa Tehnikal Emas Senin 1/7/2013
Emas beringsut sedikit lebih tinggi pada perdagangan hari
Senin (1/7) setelah membukukan kerugian kuartalan terbesar dalam catatan
sejarah. Para investor kini menunggu data ekonomi utama pekan ini untuk dijadikan
petunjuk kapan Federal Reserve dapat mengakhiri program stimulus ekonomi.
Harga emas mendapatkan tenaga untuk rebound sejak Jumat malam pekan lalu seiring
dengan meredanya kenaikan indeks saham AS. Harga berhasil menembus level $1245
pagi ini. Harga Emas kini diperdagangkan $1247.75; menjauhi level rendah harian
$1224.90
Emas melanjutkan
penguatan di sesi Asia setelah merebaknya gejolak politik di Timur Tengah
berhasil meningkatkan daya tarik logam mulia sebagai aset safe-haven. Jutaan
demonstran berkumpul di lapangan Tahrir Square menuntut pengunduran diri Mursi
sebagai Presiden Mesir. Ribuan pengunjuk rasa berdemonstrasi di Diyarbakir
sebagai aksi protes atas kebijakan pemerintah Turki. Aksi demonstrasi di Mesir
dan Turki telah berlangsung cukup lama dan jika terus berlarut maka ini dapat
menganggu stabilitas politik di Timur Tengah yang juga sempat berguncang dua
tahun silam.
Meskipun demikian, kenaikan harga emas ini masih perlu
diwaspadai karena tekanan turun emas kelihatannya masih belum usai. Kenaikan
harga emas lanjutan membutuhkan konfirmasi penembusan level resisten di kisaran
1255 dengan potensi target ke level 1268. Sementara penembusan level 1237
membuka kembali tekanan turun ke area 1221. Support selanjutnya berada di level 1200.
Dua hari libur yaitu Bank Holiday di Kanada pada hari
Senin dan perayaan Hari Kemerdekaan Amerika (4th of July) pada hari Kamis serta
beberapa laporan ekonomi penting minggu depan bisa mempengaruhi harga logam
karena pasar yang menyambut paruh kedua tahun 2013.
Data penting minggu ini yang akan dirilis antara lain
adalah data Manufaktur dan Non Manufaktur dari Institute of Supply Management, survey
data pekerjaan oleh ADP dan Neraca Perdagangan AS pada hari Rabu, serta data
penting Non Farm Payroll dan angka pengangguran AS pada hari Jumat.
Malam ini,
data ISM Manufaktur PMI Amerika Serikat bisa menjadi market mover. Apabila data
ini lebih bagus dari prediksi, bisa mendorong kenaikan indeks saham AS dan
kembali menekan harga emas dan sebaliknya.
(Mario Prabowo)











0 komentar:
Post a Comment