Bloomberg, (20/6) -- Saham Asia merosot paling dalam selama sebulan terakhir di tengah kekhawatiran memburuknya krisis kredit di Cina dan setelah Ketua Federal Reserve, Ben S. Bernanke mengatakan bahwa bank sentral dapat mengurangi pembelian obligasi akhir tahun ini dengan syarat ekonomi AS harus menguat secara berkesinambungan.
Indeks MSCI Asia Pacific turun 2,6 % menjadi 129,62 pada pukul 11:30 siang di Tokyo, menuju penurunan terbesar sejak 23 Mei dengan hampir delapan saham jatuh untuk setiap satu yang naik. Bernanke mengatakan kemarin bahwa bank sentral mungkin memulai menurunkan program pembelian obligasi belum pernah terjadi sebelumnya tahun ini dan mengakhiri seluruhnya pada pertengahan 2014 jika ekonomi mencapai pertumbuhan yang berkelanjutan yanag ingin dicapai the Fed sejak resesi berakhir pada 2009.
"Pasar mengharapkan pembelian aset terus berlanjut hingga setidaknya akhir tahun ini yang mengacu pada data pekerjaan dan data inflasi terbaru," kata Keith Poore, kepala strategi investasi dari AMP Capital yang berbasis di Wellington. "meskipun pada awalnya mendapat respon negative, namun pada akhirnya iyu akan positif kepada ekuitas yang didasarkan pada ekonomi yang lebih kuat sehingga mengkontribusi kepada penghasilan perusahaan yang lebih baik. "
Indeks Topix Jepang tergelincir 0,9 %, sedangkan indeks Nikkei 225 Stock Average turun 1,1 %. Indeks Kospi Korea Selatan turun 1,3 %, sedangkan indeks Taiex Taiwan turun 1,2 %. Indeks S & P / ASX 200 Australia turun 2 %, sementara Indeks NZX 50 Selandia Baru turun 0,9 %.
Indeks China Shanghai Composite turun 1 % mengikuti survei dari HSBC Holdings Plc dan Markit Economics yang menambahkan tanda-tanda makin memperdalam perlambatan ekonomi terbesar kedua di dunia tersebut. Indeks Hang Seng Hong Kong merosot 2 % dan Indeks Saham Cina yang terdaftar di kota itu anjlok 2,5 %.
Pembacaan awal untuk Indeks Pembelian Manajer berada di 48,3 berdasarkan rilis dari HSBC dan Markit Economics ,membandingkan dengan 49,1 dari estimasi rata-rata dalam survei Bloomberg News atas 15 ekonom. Pembacaan akhir bulan Mei lalu berada di 49,2, adalah yang pertama di bawah angka 50 sejak Oktober, mengindikasikan kontraksi aktifitas.











0 komentar:
Post a Comment