English French German Spain Italian Dutch Russian Portuguese Japanese Korean Arabic Chinese Simplified

Tuesday, June 4, 2013

Laporan US Trade Balance Berada Dibawah Estimasi, Emas Tertekan Penguatan USD



Laporan data US Trade Balance atau yang lebih dikenal sebagai deifisit perdagangan AS dengan negara lainnya meluas pada bulan April, disebabkan oleh selera warga Amerika pada barang-barang asing seperti mobil dan ponsel melebihi kenaikan ekspor.
Berdasarkan laporan yang dirilis oleh Departemen Perdagangan hari ini, menunjukkan bahwa defisit AS dalam perdagangan internasional pada barang dan jasa naik sebesar 8.5% di bulan April, menjadi $40.3 milyar. Survei ekonom oleh Dow Jones Newswires sebelumnya memperkirakan defisit menjadi $41.0 milyar.
Pada bulan April, ekspor AS meningkat 1,2% menjadi $187,4 milyar, sedangkan impor mencatat kenaikan 2,4% menjadi $227,7 milyar.
Data yang dirilis ini memberikan efek penguatan pada pergerakan USD, sementara harga Emas cenderung lebih rendah pada perdagangan hari Selasa ini, membalikkan gain yang dicapai pada sesi sebelumnya.
Harga Emas menguat mencapai kisaran level 1416 tadi malam karena data ISM Manufaktur AS yang masuk ke level kontraksi (di bawah angka 50). Data AS yang melemah ini memberikan asumsi ke pasar bahwa stimulus moneter AS masih akan tetap berjalan seperti semula, akibatnya dollar AS melemah dan harga emas terdorong naik.
Namun penguatan harga emas ini masih belum mampu melampaui level tertinggi sebelumnya 1421.80 sehingga mengindikasikan harga kemungkinan masih bisa tertekan ke bawah lagi. Perlu diperhatikan level support di kisaran 1400. Selama harga bertahan di level ini, harga masih berpotensi untuk menguat ke area 1421. Dan sebaliknya jika support ini tertembus ke bawah, harga kemungkinan akan menguji kembali level 1392-1383.
(Mario Prabowo)




0 komentar:

Post a Comment

 
Back to Top