Harga emas bisa naik minggu depan jika
pedagang logam tetap percaya Federal Reserve tidak akan berusaha untuk
mengakhiri Program pembelian obligasi dalam waktu dekat, demikian sebagian
besar peserta berpendapat dalam Berita Survei Emas Kitco mingguan.
Dalam Berita Survei Emas oleh Kitco,
dari 36 peserta, 27 memberikan tanggapan untuk minggu ini. Dari 27 peserta, 17
melihat harga naik, sementara 4 melihat harga turun dan 6 melihat harga
bergerak sideways atau netral. Peserta survey pasar ini termasuk dealer
bullion, bank investasi, pedagang berjangka, manajer keuangan dan para analis
teknikal.
Pekan lalu 50% dari peserta survei menyatakan
bullish. Pada siang EDT (Eastern Daylight Time) Jumat, harga minggu naik
sekitar $ 5. Jika itu benar, maka sebagian besar peserta survei memperkirakan
dengan tepat. Sejak 13 Mei 2011 ketika survei dimulai, peserta telah memprediksikan
benar sebesar 44,8%, untuk pergerakan sampai dengan 24 Mei. Hingga 23 November,
peserta survei telah memiliki tingkat akurasi lebih dari 50%, menunjukkan bahwa
sejak saat itu telah terjadi perubahan tren untuk emas.
Peserta yang melihat harga yang lebih
tinggi minggu depan mengatakan emas bisa mendapatkan pijakan di tengah
meningkatnya ekspektasi bahwa Federal Reserve tidak akan mulai menghentikan
pembelian obligasi dalam program pelonggaran quantitative dalam waktu dekat,
terutama setelah data ekonomi AS yang beragam (mixed) minggu ini. Sebelumnya
ada kekhawatiran bahwa Fed bisa mulai membatasi pembelian pada awal Juni.
Analis Kitco, Jim Wyckoff juga menyampaikan
beberapa alasan tehnikal untuk melihat harga yang lebih tinggi. "Pola “Bulls”
telah mendapatkan beberapa momentum teknis untuk jangka pendek dari pola double
bottom yang terbentuk pada analisa grafik harian," katanya.
Mereka yang bearish pada emas
mengatakan penurunan 11% dalam open interest minggu ini adalah tanda negatif
untuk emas, seperti ketidakmampuan untuk bertahan di atas level $ 1.425 per
ounce.
Bob Haberkorn broker senior pada komoditas
RJO Futures, mengatakan sementara emas tampaknya mendapatkan dukungan ketika terjadi
kegoyahan di pasar modal. Ketika pasar Nikkei Jepang pecah awal pekan ini,
"memberi emas sedikit tawaran safe haven. Tapi masalahnya adalah harga
yang tidak bisa melewati $ 1.425 dan sampai kondisi tersebut, emas bisa
diperdagangkan sideways ataupun mungkin sedikit lebih rendah, "kata
Haberkorn.
Mereka yang melihat harga bergerak
dalam range trading (sideways), mengatakan pasar masih mencoba untuk menemukan
pijakan.
"Resistan Kunci untuk emas adalah
$ 1450, sampai level tersebut disentuh, harga masih akan berada dalam rentang pergerakan
yang lebar dan cenderung choppy atau konsolidasi. Gambaran yang lebih besar
menunjukkan bahwa emas mulai terlihat seperti pola air, yang berusaha menemukan
semacam keseimbangan di pasar, "kata Adam Hewison, presiden INO.com
Minggu ini beberapa data penting yang
akan menjadi market mover untuk Emas antara lain laporan manufaktur dari
Inggris dan Amerika malam ini, US Trade Balance yang akan menjadi ukuran atas
hasil ekspor dan impor Amerika, serta data penting US Non Farm Payrolls pada
hari Jumat.
(Mario Prabowo)
0 komentar:
Post a Comment