Tuesday, June 18, 2013
Harga Emas Berayun Melemah Jelang Rapat FOMC
Tuesday, June 18, 2013
No comments
Harga emas mengalami
pelemahan jelang sesi Eropa pada perdagangan hari Selasa (18/6), para investor Nampak
berhati-hati menghadapi kemungkinan bahwa Bank Sentral Amerika (Federal Reserve)
akan memutuskan untuk mengurangi upaya stimulus mereka. Emas kontrak Agustus
turun 0.1% ke 1380/ons pada perdagangan elektronik, menjelang pertemuan 2 hari The
Fed yang akan dimulai hari ini.
Para investor mengawasi dengan seksama semua komentar dari
Fed tentang masa depan program pembelian surat berharga sebesar $85 billion per
bulan mereka, yang bertujuan meningkatkan pertumbuhan ekonomi. Sedangkan harga
emas selama beberapa tahun terakhir telah tertopang oleh kebijakan moneter Fed
yang agresif.
Setelah penutupan perdagangan emas pada hari Senin, laporan
dari Financial Times menyatakan bahwa Ketua US Federal Reserve, Ben Bernanke.
Sangat mungkin memberikan sinyal bahwa bank sentral telah bersiap mengurangi
pembelian surat berharga. Bernanke dijadwalkan melakukan konferensi press pada
Kamis dini hari pukul 01.00 wib, setelah keputusan dari pertemuan Fed.
Tehnikal:
Harga emas mendapatkan
tekanan karena dollar AS yang mulai menguat kembali menjelang hasil rapat
moneter bank sentral Amerika Serikat (AS) tanggal 20 Juni dinihari nanti. Harga
masih terlihat tertekan di bawah 1400, berkonsolidasi diantara kisaran 1370 dan
1390.
Harga kemarin berhasil menembus level support 1386 dan
melemah ke area 1380. Kini harga bergerak di kisaran 1382. Support terdekat di
1380, pergerakan di bawah support ini berpotensi membawa harga melemah ke area
1377-64.
Sementara pergerakan naik menuju area 1390-95 harus menunggu
konfirmasi penembusan level resisten 1387.
Hari ini data yang mungkin jadi market mover adalah data CPI (Consumer Price Index) AS inti m/m atau bisa disebut data inflasi
inti di luar harga makanan dan energi dengan prediksi naik 0,2% sementara data
bulan sebelumnya naik 0,1% (dirilis pukul 19:30 WIB). Bila data inflasi yang
dirilis lebih bagus dari prediksi, dollar bisa menguat dan harga emas tertekan
dan sebaliknya. Data inflasi ini juga berkaitan dengan kebijakan moneter AS
dimana inflasi yang tinggi, bank sentral cenderung akan mengambil kebijakan
pengetatan.
(Mario Prabowo)











0 komentar:
Post a Comment