Universitas Michigan dan Thomson Reuters melaporkan,
indeks sentimen konsumen AS turun menjadi 82,7 di bulan Juni dari level 84,5 di
bulan Mei, menurut data yang dirilis pada Jumat(17/5) ini.
Survei
ekonom telah memperkirakan kenaikan pada indeks sentimen konsumen AS naik
menjadi 84.0 pada bulan Juni 2013.
Sementara
itu, barometer kondisi ekonomi saat ini juga turun menjadi 92.1 dari 98.0,
dengan disusul kenaikan pada indeks ekspetasi konsumen yang naik menjadi 76.7
dari 75.8. Sedangkan untuk survey pada perkiraan inflasi satu tahun tidak
berubah, sebesar 3.1%, dilanjutkan perkiraan inflasi 5 hingga 10 tahun naik
menjadi 3% dari 2.9%.
Paska
dirilisnya data sentimen konsumen AS tersebut, dolar AS melemah terhadap
poundsterling dan euro.
Emas
bergerak stabil di kisaran $1385/ons pada hari Jumat dan berada di jalur untuk
mengakhiri pekan ini dengan sedikit berubah seiring para pedagang menunggu arah
yang lebih jelas pada kebijakan moneter Federal Reserve.
Pertemuan
kebijakan selanjutanya The Fed akan berlangsung pada awal pekan depan.
Serangkian data ekonomi AS yang lebih baik dari perkiran pada
akhir-akhir ini telah memicu spekulasi bahwa kondisi tersebut berada di jalur
untuk pengetatan program pembelian obligasi.
Harga emas spot
saat ini bergerak di kisaran $1388, setelah sebelumnya turun ke level rendah di
area $1378, turun sekitar 0.5%. Emas hanya sedikit berubah sejak Jumat lalu,
dan berakhir untuk minggu keempat dengan kisaran $10.
“(Emas)
tidak dapat break kebawah $1370 dan tidak mampu break keatas $1420,” Kata
Afshin Nabavi, kepala perdagangan di MKS.” Sepertinya ada pembelian yang sangat
baik di kisaran rendah dan penjualan yang baik di level tinggi.” “Pertemuan The
Fed pada pekan depan telah membuat banyak investor menuggu dan melihat,”
tambahnya.” Kita mungkin miliki beberap pergerakan pada pekan depan setelah
pertemuan (FOMC).
(Mario Prabowo)
0 komentar:
Post a Comment